Sumber

Modul Budidaya Porang (Amorphophallus onchophyllus)

cover modul budidaya porang - amorphophallus onchophyllus - edisi IIPorang memiliki Umbi mengandung banyak zat glukomanan atau kalsium oksalat yang sangat berguna sebagai bahan baku berbagai produk olahan makanan. Dengan berbagai manfaat dan kegunaan porang, sehingga tanaman ini memiliki potensi agribisnis yang tinggi. Di satu sisi budidaya tanaman porang yang merupakan tanaman asli tropis ini tidak terlalu ribet dan tidak memiliki risiko tinggi. (lebih…)

Cara Mengenali Gejala Kelebihan dan Kekurangan Unsur Hara Makro dan Mikro pada Tanaman

ciri-ciri tanaman kekurangan pupuk

ciri ciri fisik kekurangan hara pada tanaman

Unsur hara adalah senyawa organik dan anorganik yang ada di dalam tanah atau dengan kata lain nutrisi yang terkandung dalam tanah. Unsur hara sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang tanaman terutama yang mengasilkan buah dan umbi.

Berdasarkan tingkat kebutuhannya maka dapat di golongkan menjadi 2 bagian yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur Hara Makro adalah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah besar, yang termasuk unsur hara makro adalah N, P, K, Ca, S dan Mg. (lebih…)

Modul Budidaya Porang dengan teknologi MMC (September 2019)

modul budidaya porang edisi I - september 2019

modul budidaya porang edisi I – september 2019

(lebih…)

Manfaat Cendawan Metharizium Anisopliae Sebagai Pestisida Alami

Foto Diatas adalah Dua Uret -Larva kumbang tanduk- dengan umur dan spesies yang sama- sebelah kiri yang terinfeksi metharizium dalam kurun 1 bulan kanan yang sehat

Gambar Uret/larva kumbang tanduk (Lepidiota stigma)-Sebelah kiri ; uret yang terinfeksi metharizium anisopliae menunjukkan gejala infeksi setelah ±1 bulan. Sebelah kanan; uret yang sehat dengan umur yang sama tanpa perlakuan pemberian metharizium anisopliae.

Sebagian ada yang menyebut Metharizium Anisopliae ini dengan istilah Pestisida biologi karena merujuk pada jenis bahan aktifnya berupa makhluk hidup dari jenis jamur. Sedangkan yang menyebut sebagai Pestisida Alami karena metharizium sendiri pada dasarnya keberadaanya sudah ada lama di alam dan merupakan musuh alami (jamur patogen) bagi beberapa jenis serangga.

Metarhizium anisopliae sebelumnya dikenal sebagai Entomophthora anisopliae (basionym), adalah jamur/cendawan yang tumbuh secara alami di tanah di seluruh dunia. Jamur ini bersifat patogen/ menyebabkan penyakit pada berbagai serangga. Setelah dilakukan berbagai penelitian, jamur tersebut kemudian diambil (diisolasi) dari habitat alaminya untuk dikembangkan sebagai pengendali serangga hama dalam hal ini salah satunya adalah hama uret/embug/gayas/lundi. (lebih…)

Kliping-KR : Budidaya Ikan Nila, Hasilkan Keuntungan Berlipat

SIBUDIKUCIR DITERAPKAN DI SLEMAN

Budidaya Ikan Nila, Hasilkan Keuntungan Berlipat

teknologi kincir air yang dapat meningkatkan produksi ikan nila - KR-Aditya kurniawan - kliping KR 18 juni 2019-hal6SLEMAN (KR) – Guna memenuhi target produksi perikanan budidaya pada 2019 sebesar 95 ton, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY melalukan berbagai upaya, salah satunya ialah dengan meningkatkan produksi ikan nila melalui Sistem Budidaya Ikan Nila Dengan Sentuhan Teknologi Kincir Air (Sibudidikucir)di Kabupaten Sleman. (lebih…)

Kliping : Lima Inovator Muda UGM Ciptakan Bano, Tingkatkan Produktivitas Perikanan –

kliping krjogja rabu 19 juni 2019-Lima Inovator Muda UGM Ciptakan Bano Tingkatkan Produktivitas PerikananKRJOGJA.com – Semakin tinggi kadar oksigen dalam air, maka ikan akan semakin aktif bergerak dan lapar. Alhasil, dalam budidaya hal tersebut tentu menguntungkan karena berdampak pada produktivitas dan mempersingkat waktu panen.  Alasan itu yang melandasi lima inovator muda UGM yakni Azellia Alma Shafira (Manajemen 2016), Muhammad Adlan Hawari (Elektronika dan Instrumentasi 2015), dan Fakhrudin Hary Santoso (Perikanan 2015) serta alumni Teknik Mesin 2014 yaitu Katya Dara Ozzilenda Soegiharto dan Ryan Wiratama Bhaskara untuk mengembangkan sebuah alat bernama Banoo. (lebih…)

Modul Budidaya Singkong / Ketela Pohon (Manihot utilissima)

cover modul budidaya singgong / ubi kayu / ketela pohon

Singkong merupakan makanan bahan pangan pokok selain beras dan jagung. Tidak hanya umbinya, daun singkong sebagai bahan sayuran juga memiliki protein cukup tinggi, atau untuk keperluan yang lain seperti bahan obat-obatan. Dengan perkembangan teknologi, ketela pohon dijadikan bahan dasar pada industri makanan dan bahan baku beragam pakan ternak. Bahkan singkong juga dikembangan untuk pembuatan bio-etanol.

(lebih…)

Modul Budidaya Bawang Putih ( Allium Sativum )

Modul budidaya Bawang putih

Panduan budidaya Bawang putih

Bawang putih merupakan komoditas potensial baik untuk pasar lokal maupun impor. Dengan harga yang relatif stabil, bercocok tanam bawang putih sangat menjanjikan apalagi dengan masih sedikitnya petani yang membudidayakannya.
Keterbatasan ini disebabkan keterbatasan varietas bawang putih sendiri yang hanya cocok ditanam di dataran tinggi (> 800 m dpl). Walaupun sat ini sudah dikembangkan beberapa varietas bawang putih untuk dataran rendah.

(lebih…)

Modul Budidaya Mangga (Mangifera Indica L.)

Cover modul budidaya mangga

Buah mangga merupakan salah satu tanaman buah asli Indonesia. Tanaman ini mudah sekali tumbuh dan dikembangbiakkan hampir di semua tempat di Indonesia. Beberapa jenis varietas mangga unggul sangat diminati dan menjadi prospek agribisnis baik untuk pasar lokal sampai dengan ekspor.

(lebih…)

Modul Budidaya Hanjeli ( coix lacryma jobi L ) Organik

cover modul budidaya hanjeli coix lacryma jobi L - edisi I - mei 2019 Hanjeli ternyata memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Tanaman ini dapat menjadi sumber bahan makanan pokok yang potensial, tetapi karena belum banyak yang mengembangkan serta dipandang kurang ekonomis, maka tidak banyak petani yang menanamnya. Pun hanjeli sebenarnya sangat tepat bila dikembangkan di lahan-lahan marjinal. (lebih…)

Modul Budidaya Alpukat / Avokad (Persea Americana)

cover e-book panduan budidaya alpukat

Alpukat / Avokad (Persea americana) merupakan salah satu tanaman buah yang sangat cocok dibudidayakan di Indonesia. Alpukat juga cocok dibudidayakan di kebun pekarangan maupun kebun buah yang luas. Mengingat citarasa yang sangat diminati serta kandungan gizinya yang tinggi, alpukat menjadi salah satu komoditas buah unggulan. Dengan teknik budidaya yang tepat, Alpukat dapat menjadi mengalirkan keuntungan yang tinggi. (lebih…)

Pestida Nabati dari Ekstrak Daun Pepaya

pestisida nabari dari daun pepaya

pestisida nabari dari daun pepaya

Pestisida nabati dapat dibuat sendiri oleh petani. Pestisida nabati memanfaatkan beberapa tanaman yang mengandung bahan bahan tertentu, seperti mimba, tembakau dll.
Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk pestisida nabati adalah daun pepaya. Daun Pepaya ( Carica papaya) mengandung bahan aktif papain yang cukup efektif untuk mengendalikan ulat dan beberapa hama penghisap tanaman.

(lebih…)

Solarisasi, Sebagai Alternatif Pengendalian Penyakit Tular Tanah Ramah Lingkungan

solarisasi tanah

solarisasi tanah

Solarisasi tanah merupakan salah satu metode ramah lingkungan untuk mengendalikan penyakit menggunakan bantuan sinar matahari untuk meningkatkan suhu tanah ke derajat di mana banyak patogen tular tanah akan mati atau menjadi sangat lemah. Solarisasi tanah dapat melemahkan dan membunuh jamur, bakteri, nematoda,hama serangga dan tungau bersama dengan gulma di tanah. Metode yang diterapkan umumnya dengan membuat bedengan dan menutupinya dengan mulsa/terpal untuk memerangkap energi matahari. (lebih…)

Modul Budidaya Sayuran Organik

Cover modul budidaya sayuran organik dengan teknologi MMC

Saat ini sayuran organik semakin dilirik, apalagi dengan semakin banyaknya konsumen dan petani yang menyadari efek samping penggunaan pestisida kimia serta penggunaan pupuk kimia yang berlihan. Budidaya sayuran organik memiliki tantangan lebih di bandingkan budidaya konvensional, tetapi nilai jual hasil panennya bisa ditawarkan lebih tinggi.

(lebih…)

Gejala Serangan Penggerek Set Sundep Pada Padi

Larva Lalat bibit / lalat semai dewasa therigona oryzae Atherigona exigua

Larva Lalat bibit / lalat semai atherigona oryzae yang menggerek batang tanaman padi

Gejala serangan ini merujuk pada gejala tanaman padi muda/semai yang diserang penggerek dari larva lalat bibit/set sundep/lalat semai. Digolongkan juga kedalam penggerek batang padi . Serangan dimulai saat lalat hinggap dan meletakkan telur pada batang padi muda/semai di bagian pangkalnya hingga pucuk yang baru saja keluar. Setelah menetas menjadi larva, larvanya akan menyerang tanaman (menggerek batang) sehinga tanaman padi muda akan kuning lunglai seperti daun bawang. Jikapun tanaman padi tetap hidup, pertumbuhannya terhambat tetapi seringkali mematikan tanaman.

Nama Hama ;

Lalat bibit, Lalat semai padi, Atherigona oryzae (= samoaensis), Atherigona exigua (Diptera: Muscidae), set Sundep (Atherigona exigua Stein)

Gejala :

Larva lalat bibit/lalat semai bergerak masuk ke dalam titik tumbuh dan menggigit dasar daun dan titik tumbuh. akibatnya adalah titik tumbuh mulai membusuk dan jaringan lain pun ikut membusuk. massa yang membusuk ini merupakan pakan yang cocok untuk larva. Larva memerlukan banyak air hingga serangnya banyak terjadi pada waktu musim hujan (kelembaban tinggi).
Gejala kerusakan akan nampak berupa bercak-bercak kuning yang dapat dilihat di sepanjang tepi daun yang baru muncul dan daun yang terserang mengalami perubahan bentuk. (lebih…)