Semua artikel oleh mosamandiri

Teknologi yang berhasil dikembangkan di bidang AGROKOMPLEKS meliputi : Pertanian Pupuk organik (Cair dan Padat), Pembenah Tanah Organik, Hormon Tanaman (ZPT Organik), Pengendali Hama Penyakit Alami. Peternakan Suplemen Nutrisi Ternak dan Unggas. Perikanan Suplemen Nutrisi Ikan/Udang dan Pembenah Lingkungan Kolam/Tambak. Pengembangan aspek Subyek (Sumber Daya Manusia) dilakukan melalui pola networking sehingga bertahap diharapkan dapat meningkat di sisi pola pikir, mental, motivasi, keilmuan dan permodalan dengan cukup efektif, efisien dan cepat.

Pedoman Budidaya Itik/Bebek (Anasdomesticus)

budidaya bebek - bebek jombang -litbang agrokompleks mmc

Itik atau lebih dikenal dengan nama Bebek, nenek moyangnya berasal dari Amerika Utara yang disebut itik liar (Anas moscha). Kemudian terus menerus dijinakkan oleh manusia, sehingga menjadi hewan ternak yang disebut Anas Domesticus. Untuk Bebek lokal Indonesia disebut Indian Runner (Anas javanico).

Secara nasional, ternak bebek menyumbang 22 %  dari total produksi telur nasional, dan 1,5 persen dari total produksi daging unggas nasional. Berdasarkan Rencana Strategis Departemen Pertanian 2010-2014, ternak bebek diharapkan bisa naik 3,71 persen. Dari 29 ribu ton produksi di tahun 2010, menjadi 33 ribu ton di tahun 2014.

Jenis-jenis Itik   

Jenis-jenisitik yang terdapat di Indonesia ddibagimenjadibeberapajenisyaitu :

Itik Indonesia

Warna itik Indonesia bermacam, sebagian berwarna merah tua atau coklat, sebagian ada yang puitih bersih, putih kekuningan, abu-abu dan hitam.

Itik jantan berwarna merah tua, badannya lebih besar pada bagian ekor ada 2 – 3 bulu yang mencuat keatas.

Produksi telur 180 – 250 butir telur / tahun. Warna telur hijau kelabu, berat telur 65-75 gr/ butir.

 

Itik Bali

Bentuk tubuh sama dengan itik Indonesia, badan langsing dan tegak, leher kecil panjang, ekor pendek, warna bulu putih atau belang putih, ad ajuga yang berwarna kuning abu-abu.

Warna telur kehijau-hijauan, berat 60 – 75 gr.

 

Itik Alabio

Berasal dari Kecamatan Alabio, di Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Tubuh membentuk garis segitiga dengan kepala kecil membesar kebawah. Berdiri tidak terlalu tegak, membentuk sudut 60o dengan dasar tanah.

Warna bulu betina kuning abu-abu dengan ujung bulu sayap, ekor, dada, leher dan kepala sedikit hitam. Warna bulu jantan abu-abu kehitaman, dan pada ujung ekor terdapat bulu melengkung keatas. Warna paruh dan kaki kuning.

Alabio betina mulai bertelur pada umur 6 bulan. Produksi telur 200 -220 butir setahun.

Itik Peking

Itik ini berasal dari Peking, China namun sekarang sudah menyebar ke Eropa dan Amerika.

Warna kekuning-kuningan seperti burung kenari. Badan besar dan tegak, jika dilihat dari belakang lebar dan dalam, dada besar, bundar membusung, paruh lebar, pendek berwarna kuning.

Telur bundar, pendek, berwarna putih kotor. Bebek peking cocok untuk pedaging.

Itik Rouan

Bebek ini berasal dari Rouan, Perancis.

Bentuk badan bundar hamper persegi. Postur agak mendatar. Leher agak pendek, dan yang jantan terdapat kalung putih. Paruh jantan berwarna kuning hijau, yang betina coklat kemerahan. Telur itik besar berwarna hijau kelabu.

 

Itik Khaki Campbell

Adalah silangan dari itik Indonesia betina dengan Itik jantan Rouan. Kemudian disilangkan lagi dengan itik Eropa jantan.

Tubuhnya lebih besar dan gemuk dibandingkan dengan itik Indonesia. Leher lebih besar. Berdiri tidak tegak

Produksi telur 280 butir/tahun. Berat telur 60 -70 gr per butir. Warna telur putih.

Kelebihan Budidaya Itik

1.Pemeliharaan, beternak bebek memang lebih mudah dibandingkan dengan beternak ayam. Di samping kegiatan yang dilakukan lebih sedikit, beternak bebek juga tidak  di jadwal vaksin yang harus dilakukan terhadap unggas.

  1. Pakanalternatiflebihbanyakragamnyauntuk pakan campuran dengan konsentrat. Seperti katul, jagung, karak nasi, roti kadaluwarsa, krupuk kadaluwarsa, menir, dan lain-lain. Tidak mengherankan, kalau ransum di satu daerah peternakan, berbeda dengan daerah lainnya. Justru, kejelian strategi mengolah pakan potensial setempat, akan sangat menguntungkan peternak.
  2. Anak bebek jantan bisadibudidayakanuntukpedagingkarenapertumbhannyacepat.. Dari segi harga, bibit bebek jantan lebih murah dibandingkan bebek betina. Di samping itu, masa pemeliharaannya pun cukup singkat, yaitu hanya 45 – 50 hari.

4.Bebek betina yang telah lewat masa produksitelur/afkir bisa dijual sebagai pedaging.

 

 

 

III. PengelolaanKandang
Kandang itikdibuat menghadap ke timur agar  sinar matahari pagi masuk kedalamnya.Dengandemikianruang kandang menjadi sehat dan cukup terang.

Komponenkandangterdiridari 3 bgianyaitu :ruanguntuktidurdanberteduh, ruanguntukumbarantanpaatap, danadanyakolam air untukmandi…

1.Kandanguntuktidurdanberteduh.

Kandanguntuktidurdanberteduhdibuattinggi1,5  meter. Dinding kandang bagian bawah sebaiknya terbuat dari tembok setinggi 60 cm dari lantai. Sedangkan bagian atas terbuat dari kawat atau bilah-bilah bambu yang diberi jarak. Kandangdibuatbersekatsekatmasingmasingseluas 12 m2untukitik 50 ekor.

Ukuran atau besar kecilnya kandang tidak menjadi masalah asalkan kepadatan itik per kandang tidak terlampau sesak. Pada prinsipnya, semakin rendah kepadatan itik perkandang akan semakin baik perkembangan itik didalamnya. ukuran kepadatan itik per kandang adalah 4 ekor / m2 untuk kandang tidurdanberteduh.

  1. Kandangumbaran.

Kandangumbaranterhubungdengankandangtidur ,yaituberupalahanterbukatanpaatapnamunadapagarkelilingberupabilahbambuataukawat..

  1. Kolam bebek.

Kolamdibangun di dalamlahanumbaranuntuk tempat berengan bebek luas kolam ini 10 % dari luas kandangdengankedalaman  50 cm.

IV. PemilihanBibit.

  1. BebekPedaging.

Bibitbebekumursehari(Day Old Duck/DOD)berasaldariindukan yang berkualitasdaripeternak yang sudahdikenalreputasinya.

Untukbudidayaitikpedagingdipilih DOD jantankarenapertumbuhannyacepatdanharganyalebihmurah.

Bibitbebekumur 1 hariperlu di rawatdalamkotakkhususdenganpemanas, perludiberivaksin ND.

  1. BebekPetelur.

Bibitbebekpetelurbisadipilih DOD betinadaribebek yang berkualitas.Ataubisajugamembelibibitbebek yang sudahdara yang siapbertelur.

Bilamemilih DOD diperlukandanamurah, namunperluperawatandanvaksinasi. Sedangkanbebekdaratidakperlumenunggu lama namunbiayalebihmahal.
V. Pakan.

Nutrisiuntukjenisternakbebek/itikhampirsamadenganternak ungags padaumumnya. Nutrisi yang diperlukanyaitumengandungkarbohidrat, asamlemak, protein danasam amino, mineral, danberbagai Vitamin.

Apabiladibedakanasalnyabisadikelompokkanmenjadi 2 yaitu :

Bahan pakannabatimisalnya : Dedak halus, Jagung kuning, Bungkil kedelai, Ampas tahu, Tepung daun pepaya, Tepung daun Lamtoro, Tepung daun Turi.

Bahan  pakanhewanimisalnya: Keong, Bekicot, Cacing, Tepungkepalaudang, tepungikan.

Ransum yang diberikanpadaitikdibedakanmenjadi 3 yaitu :

1.Itikumur 1- 4minggudisebut starter. Ransummengandung protein sekitar 25 %.Contohnyayaitu :konsentratseperti BR-1.

  1. Itik grower umur 4 – 8minggu : Kandungan protein 18 – 21 %. Ransumterdiridarikatul 15 %, jagunggiling 45 %, bungkilkelapa 4,5 %. Kedelai 15 % tepunglamtoro 5 %, tepungikan 10 % rumputkering 9 %, tepungkerang 2 %, tepungtulang 1 %, garam 0,5 %.
  2. Itikproduksi/layer umur9 mingguminggu

Ransummengandung protein 18 %.Contohransumadalah :konsentratpetelur 18 %, jagung 35% katul 35 %, ketamcincang 12 %.

Untukmeningkatkandayaserappencernaanperluditambahsuplementernak organic VIT TO TERNA.VIT TO TERNA mengandungasam amino, mineral, danprobiotik yang membantupenguraianpakanlebihcepatdiserapusus.

Tiappemberianpakan 5 kg di beri 10 cc/ 1 tutupbotol  VIT TO TERNA.

Penggunaan VIT TO TERNA akanmempercepatpertumbuhan, menurunkan FCR danmengurangibaukotoran.

  1. SanitasiKandang

Kebersihan kandang, sebaiknya kandang disapu minimal 2 kali seminggu, jauhkan kotoran dan sisa makanan dari kandang bebek. Kotoranitikdansisapakanbisadikumpulkanuntkdipakaisebagaipupukkandang.

Kandang diupayakan tidak lembab dan bebas dari genangan air. Kelembaban yang tinggi dan genangan air dapat digunakan oleh bibit penyakit sebagai media tumbuh dan perkembangbiakanya

Kebersihan dan kesegaran pakan harus dijaga. Jangan memberikan pakan basi kepada bebek / itik. Pakan harus disimpan ditempat kering, sehingga terbebas dari jamur dan bau apek.

VII. PengendalianPenyakit.

Itikpetelurmaupunitikpedagingbisaterserangpenyakit.Jenispenyakitbisadibedakanberdasarkanpenyebabpenyakitnyayaitu :

  1. Penyakit Bakterial (salmonellosis, cholera, keracunan, kaki bengkak, pasteurellosis, corryza/pilek, ngorok, coccidiosis)
  2. Penyakit Virus (Cacar, Hepatitis Itik)
  3. Penyakit Parasit (berak darah, cacingan)
  4. Penyakit lain disebabkan jamur (pneumonia, afloktosikosis)

Tindakan yang pentingdilakukanuntuk pengendalian penyakit adalah meningkatkan kesehatan ternak dan kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya serta monitoring / pengamatan rutinpada ternak. Apabila terdapat gejala penyakit, segera dapat diketahui jenis penyakit tersebut dan cara pencegahan dan pengobatanya.

Panduan Teknis Budidaya Jambu Kristal (Psidium guajava L)

jambu biji, jambu kristal, budidaya jambu biji, budidaya jambu kristal, jambu kristal, budidaya jambu, guava, pseudeum guava, jambu biji kristal pohon jambu, buah jambu, buah jambu biji

Jambu biji merupakan tanaman tropis berasal dari Brazil, Amerika Tengah. Bisa tumbuh dengan baik di daerah Subtropis.  Budidaya jambu biji kristal akan berhasil dengan baik apabila  syarat tumbuh terpenuhi. Lanjutkan membaca Panduan Teknis Budidaya Jambu Kristal (Psidium guajava L)

wereng batang padi kuning

Tanaman Inang :

Tanaman padi dan padi liar.

wereng batang padi kuning
wereng batang padi kuning

Gejala Serangan :

  1. Stadia tanaman yang rentan terhadap serangan penggerek batang adalah dari pembibitan sampai membentuk malai.
  2. Gejala serangan saat vase vegetatif disebut “sundep”, titik tumbuh batang padi putus karena penggerek dan mengering seperti jerami.
  3. Pada vase generatif menyebabkan malai yang muncul kering dan hampa yang disebut “beluk”.

 

Biologi Hama :

 

Telur :

1.Kelompokk telur umumnya pada permukaan bawah daun pada daun padi bagian ujung.

2.Satu kelompok telur terdiri dari 50 – 150 butir, ditutupi rambut halus berwarna coklat kekuningan.

  1. Telur dietakkan malam hari pada pukul 19.00 – 22.00 selama 3 – 5 malam.
  2. Keperidiantiap betina 100 – 600 butir.

5.Inkubasi telur selama 4 – 5 hari di dataran rendah.

 

Larva :

1.Berwarna putih kekuningan – kehijauan.

2.Panjang larva maksimum 25 mm.

  1. Stadium larva 28 – 35 hari, terdiri dari 5 – 7 instar.
  2. Larva keluar melalui 2 – 3 lubang yang dibuat dibawah telur menembus permukaan daun.

5.Larva langsung menggerek pangkal daun dan jaringan. Larva yang  jatuh  kemungkinan terbawa aliran air irigasi dan pindah ke tanaman lain.

 

Pupa :

1.Kekuningan atau agak putih

2.Kokon berupa selaput benang berwrna putih

  1. Panjang 12 – 15 mm

 

Imago/Ngengat :

 

1.Betina berwarna kuning dengan bintik hitam dibagian tengah sayap depan, panjang 17 mm.

2.Jantan berwarna abu abu kecoklatan,terdapat bintik gelap pada sayap depan, ukuran  lebih kecil, panjang 14 mm

3.Siklus hidup hama 35 – 63 hari.

4.Aktif pada malam hari dan terarik cahaya.

5.Ambang ekonomi penggerek batang adalah 10 % anakan terserang, dan ada 4 kelompok telur per rumpun pada fase bunting.

Cara Pengendalian:

 

Pengaturan Pola Tanam :

 

1.Tanam serentak untuk membatasi sumber makanan bagi penggerek batang padi

  1. Rotasi tanaman padi dengan tanaman selain padi untuk memutus siklus hidup hama penggerek

3.Menggunakan varietas tahan.

4.Menggunakan pupuk N sesuai dosis dan tidak berlebihan,  serta menambah pemupukan K agar batang padi lebih keras.

Pengendalian secara Mekanis/Fisik :

1.Mengumpulkan kelompok telur penggerek batang padi di persemaian dan di pertanaman.                                                                                                      2.Menangkap ngengat dengan light trap, untuk luas 50 ha diperlukan  1 light trap.

  1. Memotong pangkal batang saat panen serendah mungkin sampai permukaan tanah disusul dengan penggenangan setinggi 10 cm. selama 15 hari agar jerami cepat busuk dan kepompong bisa mati.

Pengendalian hayati :

 

  1. Menggunakan parasitoid Trichogramma japonicum , Telenomus sp, Tetrastichus scoenobii untuk merusak kelompok telur penggerek batang padi.

 

  1. Menggunakan Agens Hayati MOSA BN yang berbahan aktif Beauveria bassiana dan Nomuraea rileyi. Tiap 30 gr dilarutkan dalam 1 tangki isi 14 liter. Penyemprotan saat pembibitan umur 10 hari setelah sebar (HSS), dan tanaman umur 40 hari setelah tanam (HST). Lahan 1000 m2 diperlukan MOSA BN 100 – 200 gr.

 

Pustaka :

1.Kalshoven, LGE, Pest of Crops in Indonesia, Jakarta, 1981, 701 p, halaman 240.

2.Unsyati, N, Hama Penggerek Batang Padi dan Pengendaliannya, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Sukamandi, Subang.

Modul Budidaya Sengon dengan Teknologi MMC

cover modul budidaya sengon

Sengon menjadi salah satu komoditi unggulan dunia perkayuan, selain perawatannya mudah, sengon juga relatif lebih cepat dipanen dibandingkan dengan komoditi kayu lainnya.

Lanjutkan membaca Modul Budidaya Sengon dengan Teknologi MMC

Modul Budidaya Kentang dengan Teknologi MMC

cover modul budidaya kentang dengan teknologi mmc

Kentang biasa ditanam di dataran tinggi yakni antara 1.000 sampai 2.000 meter dpl. Meskipun mempunyai nilai ekonomis tinggi, kentang termasuk tanaman yang memiliki kerentanan tinggi serangan hama dan penyakit . Lanjutkan membaca Modul Budidaya Kentang dengan Teknologi MMC

Cara kerja dan cara aplikasi sepasang agens hayati untuk lada

sepaket mosa glio bio-spf untuk lada

Sepaket mosa glio bio-spf untuk lada Lanjutkan membaca Cara kerja dan cara aplikasi sepasang agens hayati untuk lada