Penyakit Karat Daun Pada Kedelai

Penyakit Karat Daun pada Kedelai

Nama Penyakit : Penyakit Karat Daun Pada Kedelai

 

Penyebab Penyakit :

Penyakit Karat daun pada Kedelai  disebabkan oleh Phakospora pachyrhizi Syd.

Mikroskopis Virus yang menyebabkan Penyakit Karat Daun

Mikroskopis Virus yang menyebabkan Penyakit Karat Daun 

Morfologi Patogen:

  1. Phakospora pachyrhizi mempunyai uredium pada sisi bawah dan aas daun, cokla muda sampai coklat, bergaris engah 100 -200 um, seringkai tersebar memnuhi permukaan daun.
  2. Uredium dibentuk dibawah epidermis, jika dilihat dari atas berbentuk bulat atau jorong. Uredium bentuknya seperti piknidium , mirip dengan ‘gunung api’ kecil.
  3. Dipusat bagian uredium yang menonjol terbenuk lubang yang menjadi jalan keluarnya urediospora. Urediospora membulat pendek, bulat telur, atau jorong, hialin, sampai coklat kekuningan, 15 – 34 x 15 – 24 um, deng dinding hialin yang tebalnya 1 – 1,5 um, berduri duri halus.

Gejala Serangan:

  1. Gejala karat tampak pada daun, tangkai, dan batang,
  2. Bercak bercak awalnya muncu pada daun daun bawah, berkembang ke daun daun lebih tua.
  3. Umumnya bercak erdapat pada daun sisi bawah, namun bisa juga erbenuk sisi atas daun.
  4. Gejala mulai tampak pada tanaman umur 3 minggu/ 4 minggu.
  5. Awalnya terdapat bercak kecil coklat kelabu atau bercakyang sedikit demi sedikit berubah menjadi cokla aau coklat tua
  6. Bercak bercak karat terlihat sebelum bisul/pustul pecah. Bercak tampak bersudut sudut karena dibatasi tulang ulang daun didekat tempat terjadinya infeksi.
  7. Saat tanaman muai berbunga bercak menjadi lebih besar, atau kadang kadang bersatudan menjadi cokat tua, bahkan kadang kadang hitam.

Daur Penyakit : 

  1. Phakospora pachyrhizi ersebar lewat udara dengan urediosporanya.
  2. Spora banyak tertangkap di udara anara pukul 12 dan 16.
  3. Jamur ini dapat menginfeksi banyak tanaman kacangan antara lain: kacang panjang, kacang hijau, kecipir, buncis, bengkuang, kara, orok –orok, kara pedang, gude. 
Ciri ciri Daun yang terkena penyakit karat daun

Ciri ciri Daun yang terkena penyakit karat daun

Cara Pengendalian : 

  1. Menanam varietas jagung yang tahan terhadap penyakit karat daun.
  2. Pengendalian penyakit Karat Daun pada jagung dikendalikan dengan agens hayati BIO SPF dengan bahan aktif Pseudomonas fluorescent. dan Bacius polymixa.
  3. Untuk perendaman benih satu sendok (10 gr)  BIO SPF dilarutkan dalam 5 liter air untuk merendam benih  selama 2.
  4. Selanjutnya aplikasi dilakukan saat tanaman berumur 2 minggu dengan penyemprotan pada daerah perakaran kedelai. Tiga sendok (33 gr) BIO SPF dicampur dengan 14 liter air dan disemprotkan pada perakaran Jagung.Lahan seluas 1000 m2 diperlukan BIO SPF 1 sachet isi 100 gr.
  5. Penyemprotan dilakukan pada sore hari agar agens hayati tidak terganggu UV (ultra violet) dari sinar matahari.

Pustaka :

  1. , H.(1989), Penyakit Penyakit Tanaman Pangan di Indonesia, 2005, Gadjahmada University Press, Yogyakarta, 475 hlm , halaman 183., halaman 181..

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *