Penyakit Bercak Daun Hawar pada Anggrek

Gejala bercak daun akibat serangan Curvularia palescens

Gejala bercak daun dan hawar bunga pada anggrek akibat serangan Curvularia palescens

Penyakit bercak daun dan hawar bunga pada anggrek disebabkan oleh serangan cendawan Curvularia palescens

Penyebab : Curvularia palescens

Gejala : Bercak kecoklatan menjadi hitam dan menyebabkan gugur. Gejala dapat terjadi pada bunga yang masih kuncup hingga mekar. Pada daun mirip bercak daun Cercospora, dan hanya dapat dibedakan dengan pemeriksaan mikroskopis.

Deskripsi : Cendawan Curvularia yang menyerang daun berkonidiofor berwarna coklat tua, tidak bercabang, bersekat, pada bagian ujungnya membengkak. Ukuran 19-30 x 8-16 um. Cendawan ini bertahan hidup pada sisa-sisa tanaman yang terserang.

Pengendalian :

  • Karena patogen¬† dapat bertahan lama di lahan, untuk memutus siklus penyakit ini dianjurkan perlunya solarisasi lahan. Lihat :¬†manfaat solarisasi untuk pengendalian penyakit tular tanah
  • Sanitasi dan drainase yang baik
  • Pergiliran tanaman dan penggunaan bibit yang sehat
  • Pemupukan berimbang
  • Penggunaan agens hayati yang berbahan aktif Thrichoderma sp seperti MOSA GLIO dapat mengantisipasi merebaknya berbagai penyakit akibat jamur tular tanah ini.
  • Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rizobacter) dapat membantu meningkatkan daya tahan tanaman anggrek dari berbagai serangan penyakit. Salah satu produk PGPR ini adalah BIO-SPF

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *