Pedoman Budidaya Buncis – Bag IV ; Pemeliharaan dan Pemupukan

Penyulaman

budidaya buncis rambat diikat dengan turus atau tajar

budidaya buncis rambat diikat dengan turus atau tajar

Setelah kira-kira 5 HST (Hari Setelah Tanam), benih akan mulai tumbuh. Apabila ada yang tidak tumbuh dilakukan penyulaman. Penyulaman dilakukan maksimal sebelum 10 HST (Hari setelah tanam) agar pertumbuhan bibit-bibit tidak berbeda jauh dan memudahkan pemeliharaan.

Pengguludan

Peninggian guludan atau bedengan dilakukan pada saat tanaman berumur 20 dan 40 hari. Lebih baik dilakukan pada saat musim hukan. Tujuan peningguan guludan ini untuk memperbanyak akar dan memelihara stuktur tanah.

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan pada umur 2 minggu dan 5 minggu. Pemangkasan ini bertujuan mengurangi kelembaban di dalam tanaman sehingga dapat mengambat perkembangan hama penyakit. Pucuk-pucuk tanaman hasil pangkasan dapat digunakan sebagai sayuran.

Pemupukan

Pemupukan pada tanaman buncis dilakukan pada umur 14 sd 21 HST (Hari Setelah tanam). Pemberian pupuk padat dengan cara disebar atau ditugal kurang lebih 10 cm dari tanaman. Setelah itu diurug kembali dengan tanah.

Untuk panduan pemupukan buncis dapat dilihat di tabel berikut ini;

tabel pemupukan pada buncis

Pemupukan dengan jalan penyemprotan (AGRITECH + HORTECH) dilakukan pada pagi hari, yakni pada saat mulut daun mulai terbuka. Penyemprotan tersebut diusahkan secara merata.

Sedangkan pupuk padat, dilakukan dengan cara ditugal (kurang lebih 10 cm dari tanaman. Setelah itu ditutup kembali dengan tanah atau cukup dengan diinjak kaki.

Catatan ; Apabila menghendaki budidaya buncis organik, kebutuhan pupuk kimia (NPK / pupuk Makro) dapat diganti dengan pupuk kandang . Untuk pupuk kandang kebutuhan yang diperlukan minimal 2 ton per 1.000m2 .

Pengairan

Pengairan pada budidaya buncis umumnya dilakukan pada musim kemarau, yaitu pada umur 1 sd 15 hari. Pelaksanaanya cukup 2- 3 kali sehari, setiap pagi dan sore.

Sedangkan pada musim penghujan, yang perlu dilakukan adalah masalah drainase. Kelebihan air dapat disalurkan melalui parit-parit yang telah dibuat di antara bedengan atau guludan. Hal ini untuk menjaga kelembaban yang terlalu tinggi agar terhindar dari penyakit.

Pemberian turus / tajar

Untuk jenis buncis merambat, perlu diberi turus atau lanjaran, supaya pertumbuhannya lebih maksimal. Tajar atau turus terbuat dari bambu dengan tinggi ± 4 meter.

Turus pada budidaya buncis umumnya dibuat model segitiga. Setiap 2 batang turus yang berhadapan diikat menjadi satu bagian ujungnya, sehingga akan lebih kokoh. Pemasangan turus sebaiknya dilakukan bersamaan dengan peninggian guludan yang pertama, yakni pada 20 HST (Hari setelah tanam).

Lihat pula : Hama dan penyakit utama pada tanaman buncis

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.