Mengendalikan antraknosa pada budidaya cabai dengan BIO-SPF

Aplikasi Penggunaan BIO SPF untuk mengendalikan penyakit antraknosa pada tanaman cabaiPenyakit antraknosa dikenal oleh petani cabai sebagai penyakit busuk buah. Sebenarnya penyakit ini tidak hanya menyerang buah saja tetapi menyerang daun. Daun menjadi kuning dan kemudian mengering seperti terbakar.

Penyakit ini sangat ditakuti petani karena sifatnya menjalar dengan cepat sehingga produksi cabai menurun, bahkan menyebabkan gagal panen. Di kalangan petani kita, khususnya di Jawa penyakit ini dikenal dengan nama lokal patek  Gejala yang terjadi pada tanaman cabai selain bercak pada daun, penyakit ini bergejala mati pucuk yang berlanjut ke bagian bawah tanaman. Pada batang cabai cendawan terlihat seperti tonjolan. Penyebab antraknosa pada tanaman cabai ini biasanya jamur patogen jenis Colletotrichum capsici. Serangan berat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Pengamatan dilakukan pada buah merah dan hijau tua.

Mencegah lebih baik daripada mengobati

Apabila tanaman cabai sudah terserang, sebaiknya buah-buah yang terserang segera dikumpulkan dan dimusnahkan pada waktu panen dipisahkan. Lalu segera dilakukan pengocoran dengan BIO SPF dengan dosis 1 pack (100 gram) untuk mengocor lahan luasan 1000m2 . Kalau perlu pemberian BIO SPF ini bisa ditambah dosisnya pada budidaya cabai yang sudah terserang tersebut.

Untuk lebih jelasnya cara aplikasi pengocoran dengan BIO SPF dapat dilihat di video berikut :

Lebih baik mencegah daripada mengobati, apalagi dengan antisipasi sejak awal kerugian akibat serangan penyakit ini bisa dihindari. Pemberian BIO SPF sejak awal bisa dilakukan, yakni melalui perendaman benih. Caranya, BIO SPF dengan takaran 10 gr (setengah sendok makan) dilarutkan dengan 1 liter. Benih direndam dengan larutan BIO SPF ini selama 3 jam.

Pencegahan terhadap penyakit antraknosa ini juga bisa dilakukan dengan pengocoran pada lahan cabai. Sehingga dengan 2 jalan, yakni perendaman benih dan pengocoran, penyakit antraknosa bisa dikendalikan.

BIO SPF mengendalikan penyakit Bercak daun

Selain penyakit diatas BIO SPF juga mampu mengendalikan Penyakit Bercak Daun yang diakibatkan oleh jamur patogen Cercospora capsici. Jamur ini menyerang pada musim hujan diawali pada daun tua bagian bawah. Gejala serangan berupa bercak dalam berbagai ukuran dengan bagian tengah berwarna abu-abu atau putih, kadang bagian tengah ini sobek atau berlubang. Daun menguning sebelum waktunya dan gugur, tinggal buah dan ranting saja. Akibatnya buah menjadi rusak karena terbakar sinar matahari. Pengendaliannya adalah sejak dini/awal dilakukan perendaman benih dengan BIO SPF 10 gr (setengah sendok makan) dilarutkan dengan 1 liter. Benih direndam dengan larutan BIO SPF ini selama 3 jam.

Litbang Agrokompleks MMC

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.