Penyakit Bercak Coklat pada Angggrek

gejala bercak daun coklat sebagai akibat serangan Pseudomonas cattleyae

gejala bercak daun coklat sebagai akibat serangan Pseudomonas cattleyae

Penyakit Bercak cokelat pada anggrek ini biasanya menyerang bagian phalaenopsis dan paphiopedilum. Menyerang anggrek fase kecambah terutama pada kondisi cuaca sangat lembab. Infeksi melalui daun basah atau dibekas luka pada daun. Pada daun yang terserang menimbulkan bercak kecil berwarna bening. Dalam hitungan beberapa hari mampu menyebar keseluruh tanaman dan mengakibatkan tanaman menjadi mati. Penyakit ini sangat ganas dan cepat mematikan tanaman.

Nama Penyakit : Bercak Coklat

Penyebab : Pseudomonas cattleyae (Pavarino) Savulescu

Gejala : Menyerang anggrek fase kecambah terutama pada kondisi cuaca sangat lembab. Infeksi melalui daun basah atau dibekas luka pada daun. Pada daun yang terserang menimbulkan bercak kecil berwarna bening. Dalam hitungan beberapa hari mampu menyebar keseluruh tanaman dan mengakibatkan tanaman menjadi mati. Penyakit ini sangat ganas dan cepat mematikan tanaman.

Deskripsi : Inokulasi terjadi apabila bakteri masuk ke dalam pembuluh tanaman yang mengalami pelukaan, atau melalui penularan oleh serangga. Sedangkan inokulasi melalui batang jarang terjadi. Bakteri dapat bertahan dalam tanah dan mempertahankan virulensinya selama paling sedikit satu tahun.

Penyakit dapat menular melalui parang yang digunakan waktu menebang pisang, membersihkan batang atau memotong bunga jantan/anakan pisang. Penularan dapat terjadi juga karena pemakaian tunas dari rumpun yang sakit sebagai bibit.

Pengendalian :

  •  Mengurangi kelembaban tanah
  • Memusnahkan seluruh kecambah yang terserang.
  • Bagian tanaman yang sakit dipotong dan dibuang
  • Media tanaman dan seluruh pot didesinfektan dengan larutan atau antibiotik selama 1 jam.
  • Penggunaan agens hayati yang berbahan aktif pseodomas flurescent dan thrichoderma sp, misalnya dengan agens hayati BIO-SPF dan MOSA GLIO . Agens hayati ini dapat meningkatkan daya tahan tanaman anggrek dari serangan penyakit. Penggunaanya dengan jalan penyiraman secara rutin dengan agens hayati tersebut.
  • Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rizobacter) dapat membantu meningkatkan ketahanan tanaman anggrek dari serangan penyakit. Salah satu produk PGPR di pasaran yang dapat digunakan adalah BIO-SPF.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *