Eceng gondok

Enceng Gondok (Echhornia cassipes) merupakan tanaman yang hidup mengapung di air dan kadang-kadang berakar dalam tanah. Tingginya sekitar 0,4 – 0,8 meter, dan tidak mempunyai batang. Daunnya tunggal dan berbentuk oval, ujung dan pangkalnya meruncing, pangkal tangkai daun menggelembung. Permukaan daunnya licin dan berwarna hijau, bunganya termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir, kelopaknya berbentuk tabung. Bijinya berbentuk bulat dan berwarna hitam, buahnya kotak beruang tiga dan berwarna hijau, akarnya merupakan akar serabut.

Kandungan penting :

Daun enceng gondok (Eichhornia crassipes) mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol, Selulosa, pentosa, saponin, silika, 2,5-dimetoksil-4-fenil-benzoindenon (1), abu, asam tridecanoic, hexadecanoic acid, methyl ester, phytol acetate dan lignin.

Khasiat

 

Infus dari tangkai daun yang digembungkan digunakan untuk mengobati demam, meredakan sakit gigi, mengobati sakit maag, sakit tenggorokan, meredakan kulit gatal, mengobati asma, melancarkan laktasi, memperbaiki fungsi hati, obat diare.

  • Tangkai daun  enceng gondok berkhasiat sebagai obat bengkak-bengkak

Untuk obat bengkak dipakai ± 10 gram tangkai daun Eichhornia crassipes, ditumbuk halus lalu ditempelkan pada bagian yang bengkak kemudian dibalut dengan kain bersih.

  • Menyembuhkan Bisul
  • Menyembuhkan Sakit Perut
  • Mengatasi Asma
  • Mengatasi Sakit Gigi
  • Mengatasi Gatal Akibat Serangga atau Ulat Bulu
  • Mengatasi Anyang-Anyangan
  • Meredakan Demam Anak
  • Mendetoksifikasi Racun Tubuh
  • Mengatasi Sakit Biduran

Gambar :

Mungkin Anda juga menyukai