Agrokompleks Kita

Pegagan

Pegagan ( Centella asiatica ) ada yang menyebut juga daun kaki kuda, tapak dara dan atau antanan. Tanaman ini merupakan tanaman liar yang biasa ditemui di pematang atau di hamparan ladang. Tanaman ini terdapat di seluruh Indonesia, berasal dari Asia tropik. Menyukai tanah yang agak lembab dan cukup mendapatkan sinar matahari / teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, sawah, dan sebagainya. Terkadang ditanam sebagai penutup tanah di perkebunan / sebagai tanaman sayuran (sebagai lalap makanan), terdapat sampai ketinggian 2.500 m di atas permukaan laut.

Kandungan penting

Sifat kimiawi dan efek farmakologis : rasa manis, sejuk. Anti infeksi, antitoxic, penurun panas, peluruh air seni. Kandungan kimia : Asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, zat samak. Senyawa glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside dan senyawaan sejenis, mempunyai khasiat anti lepra (Morbus Hansen).

Khasiat & Penggunaan :

Kencing keruh akibat infeksi / batu :

Susah kencing :

Meredakan demam :

Darah tinggi :

Wasir :

Pembengkakan hati (liver) :

Campak :

Bisul :

Mata merah, bengkak :

Batuk darah, muntah darah, mimisan :

Batuk kering :

Lepra :

Penambah nafsu makan :

khasiat Teh daun pegagan :

Lalapan pegagan segar berkhasiat :

 

Gambar :

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara

 

 

 

Exit mobile version