Agrokompleks Kita

Cincau Rambat (Cylea barbata)

Tumbuhan Cincau (Cylea barbata) termasuk tumbuhan berbatang merambat, diameter lingkar batang kecil, kulit batangnya kasap dan berduri. Tumbuhan ini mempunyai nama lokal lainnya; Camcao (Jawa), Camcauh (Sunda), Juju, Kepleng, Krotok, Tarawalu,Tahulu (Melayu). Panjang batangnya mampu mencapai belasan meter dan daunnya berbentuk perisai dengan permukaan dipenuhi bulu. Tumbuhan cincau cocok tumbuh di daerah yang mempunyai ketinggian kurang dari 1000 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini populer secara tradisional memiliki khasiat dalam pengobatan dan daunnya sering digunakan untuk membuat agar-agar.

Kandungan penting :

Karbohidrat yang menyerap air, zat lemak dan alkaloid siklein, kardioplegikum, tentradine dan dimetil tentradine. Polifenol, saponoid dan flavonoida. Polifenol, saponin, asam polygalacturonik, tanin, glikosida, fenolik, flavonoid, arabinosa, bisbenzylisoquinoline alkaloid (limasine, tetradine, thalrugosine, homoaromoline, cycleapeltine).

Efek farmakologis : rasa agak manis, anti demam, anti racun, menurunkan tekanan darah.

Khasiat :

Mencegah dan mengatasi hipertensi, diare, batuk, perut mual, disentri, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi demam dan nyeri kepala, bisul, memperlancar buang air kecil, mengencerkan dahak.

  1. Mengobati tekanan darah tinggi
  2. Mengobati demam
  3. Mengobati sakit perut
  4. Mengobati keracunan makanan
  5. Mengobati radang lambung

Cara penggunaan :

Bahan : daun cincau secukupnya. Cara membuat : daun cincau diremas-remas, dengan air matang, disaring dan dibiarkan beberapa saat sampai berbentuk agar-agar, kemudian ditambah santan kelapa dan pemanis dari gula kelapa. Cara menggunakan : dimakan seperti biasa.

Pengawetan ;

Gambar :

 

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara

Exit mobile version