konsultasi dan pertanyaan seputar agrokompleksKatagori: PertanianPenyakit Layu ( Leles ) tanaman singkong
Anonim asked 4 tahun ago

Kami petani Singkong di Desa Purwo Kencono Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur Beberapa permasalahan yang kami hadapi adalah tentang penyakit jamur / layu pada tanaman singkong kami dan sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasi penyakit tersebut .        Banyak petani mengalami kerugian karena penyakit tersebut . Mohon kiranya bapak bisa membantu dan memberi solusi tentang keluhan yang kami hadapi. Terima kasih

 

1 Answers
agrokompleks mandiri Staff answered 4 tahun ago

Tanaman singkong Bapak dan rekan-rekan petani di sana kemungkinan terkena 2 serangan sekaligus, pertama terkena penyakit dan kedua terserang hama uret yang menyerang perakaran Untuk penyakit aplikasi bisa dilakukan pengendalian aplikasi dengan BIO-SPF (lihat pedoman budidaya singkong )

  • Penyakit Bercak Daun Bakteri (Xanthomonas manihotis). Disebut juga Cassava Bacterial Blight/CBG. Gejalanya muncul bercak-bercak pada sudut daun lalu melebar dan mengakibatkan daun kering yang akhirnya mati. Pengendalian dengan memotong atau memusnahkan bagian tanaman yang sakit, melakukan pergiliran tanaman dan sanitasi kebun dan perendaman bibit dengan BIO-SPF 10 cc/liter air, direndam selama ± 1 jam.
  • Penyakit Bercak Daun Coklat (Cercospora heningsii). Penyebab: cendawan yang hidup di dalam daun. Gejala: daun bercak-bercak coklat, mengering, lubang-lubang bulat kecil dan jaringan daun mati. Pengendalian: pemangkasan pada daun yang sakit serta melakukan sanitasi kebun an perendaman bibit dengan BIO-SPF 10 cc/liter air, direndam selama ± 1 jam.
  • Penyakit Bercak Daun Konsentris (Phoma phyllostica). Penyebab: cendawan yang hidup pada daun. Gejala: adanya bercak kecil dan titik-titik, terutama pada daun muda. Pengendalian:  mengadakan sanitasi kebun dan memangkas bagian tanaman yang sakit an perendaman bibit dengan BIO-SPF 10 cc/liter air, direndam selama ± 1 jam.
  • Penyakit Layu Bakteri (Pseudomonas solanacearum E.F. Smith). Ciri: hidup di daun, akar dan batang. Gejala: daun yang mendadak jadi layu seperti tersiram air panas. Akar, batang dan umbi langsung membusuk. Pengendalian: melakukan pencabutan dan pemusnahan tanaman yang sakit berat dan perendaman bibit dengan BIO-SPF 10 cc/liter air selama 1 jam.

Sedangkan untuk pengendalian hama uret atau embug yang menyerang perakaran, bisa dilakukan aplikasi Supermeta.

  • Carangya dengan mencampurkan 1 sachet SUPERMETA pada 25-50kg pupuk kandang, sebagai media dasar pencegahan uret per 1000m2 .
  • atau dengan cara pengocoran di larutan supermeta di sekitar perakaran, untuk kemudian ditimbun dengan tanah.
  • Aplikasi sebainya dilakukan sore hari.

Apabila ada hal yang belum jelas, silahkan konsultasikan dengan kami. Semoga bermanfaat
 

Bagikan :