Uret

Penanganan hama uret secara organik

Hama uret (larva kumbang) yang memakan/merusak akar sehingga mengurangi produksi bahkan menyebabkan kematian bagi tanaman

Uret (dari bahasa Jawa,  urèt) gayas (di sebagian Sumatera), lundi, adalah tahap larva dari serangga anggota ordo Coleoptera, terutama suku Scarabaeidae. Uret biasanya ditemukan di sekitar sisa-sisa sampah atau di dalam tanah yang mengandung banyak bahan organik. Beberapa uret juga dapat dijumpai di dalam batang pohon sebagai penggerek.

Di Indonesia, uret Lepidiota stigma sering menjadi hama utama pada pertanaman lahan kering, seperti tebu, jagung, sorgum, atau kedelai, maupun pertanaman hortikultura. Sedangkan kumbangnya dikenal dengan kumbang tanduk, atau ampal, merupakan hama utama pada kelapa dan kelapa sawit.

siklus hidup uret

siklus hidup uret

Tanaman Inang :

Tebu, jagung, ketela,kacang tanah, kedelai, sayur-sayuran, papaya, ketela /singkong.

Sedangkan untuk larva yang sudah menjadi kumbangnya merupakan hama bagi ; Kelapa sawit dan kelapa. 

Gejala Tanaman :

  1. Hama menyerang tanaman pada lahan tanah  berpasir/gravel.
  2. Larva memakan akar tanaman hingga putus.
  3. tanaman yang diserang bisa mati karena akarnya terputus.

Biologi Hama :

  1. Kumbang ampal panjang 3,5 – 5 cm, berwarna coklat abu-abu.
  2. Kumbang aktif pada malam hari dan atraktif pada cahaya cahaya.
  3. Kumbang sedikit makan.
  4. Kumbang betina inaktif selama 1 bulan setelah bertelur, dan aktif kembali selama 2 minggu.
  5. Larva/uret tumbuh cepat , saat 2,5 bulan bisa mencapai 4 cm.
  6. Siklus hidup dari telur hingga dewasa  adalah 380 hari.

Cara Pengendalian:

  1. Uret/larva dikendalikan dengan agens hayati Supermeta (MOSA META ) dengan bahan aktif  Metarrhizium anisopliae. Supermeta (MOSA META) 33 gram dilarutkan dalam tangki isi 14 liter dan dicampur larutan gula merah cair 5 %. Penyemprotan dilakukan pada larva di daerah potensi sarang. Pada waktu 1 – 2 minggu akan muncul gejala mumifikasi pada larva.
  2. Pada kelapa sawit cara aplikasi ; Tanaman sawit tua maupun tanaman baru cara aplikasi : Pada janjangan kosong dengan cara di tabur / dikocorkan dengan air supaya merata.

Please follow and like us:
0

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *