Mendulang Laba dari Usaha Ternak Ayam Jawa Super (Joper)

Ayam Jowo Super diletakkan dalam kandang sistem sel
Budidaya ayam jawa super / joper

Ayam Jowo Super diletakkan dalam kandang sistem sel

Tim agrokompleks MMC (12/11) berkunjung di peternakan ayam ‘Farm Ayam Jawa Super’ Bapak Wahyudi di Kampung Bercak, Desa Srimulyo, Kec. Piyungan, Bantul. Panen ayam Jawa Super kali ini dilakukan pada umur 56 hari dengan berat 900 gr – 1000 gr.

Cara budidaya yang berbeda dengan peternak yang lain menjadi daya tarik tersendiri yaitu sistem Box untuk DOC umur 1 hingga umur 20 hari. Saat umur 21 hari ayam dibesarkan pada kandang panggung ukuran 80 x 200 cm dengan populasi 40 ekor. Sarana lain yang sangat penting yaitu pemakaian Suplemen Ternak Organik VITTOTERNA mengandung asam – asam amino, mineral organik, dan probiotik.

penggunaan vittoterna untuk ternak ayam - 1 tutup dicampur 1 liter minuman - harus habis hari itu juga
penggunaan vittoterna untuk ternak ayam – 1 tutup dicampur 1 liter minuman – harus habis hari itu juga

Kandang ayam jawa super sistem panggung

Kandang yang dibuat efisien tempat dan praktis dengan konsep mengurangi ruang gerak ayam, serta suplemen yang murah menjadi andalan bagi Wahyudi untuk terus berkiprah di dunia perunggasan untuk turut menyediakan protein hewani bagi warga Jogjakarta terutama penggemar ayam kampung goreng ataupun masakan khas gudeg. Cara aplikasi suplemen yaitu 0,5 – 1,5 tutup untuk 100 ekor ayam perhari. Satu tutup suplemen (10 cc) ditambahkan air beberapa gelas kemudian di tuangkan per gelas ke piringan galon minuman ayam, atau dicampurkan ke pakan agar sedikit basah untuk dikonsumsi ayam.

Budidaya ayam joper Ayam Jowo Super diletakkan dalam kandang sistem sel
Ayam Jowo Super diletakkan dalam kandang sistem sel

Keuntungan Bapak Wahyudi dengan penggunaan suplemen organik tersebut pertumbuhan ayam lebih cepat. Saat umur 56 hari biasanya baru mencapai 800-900 gr per ekor, namun dengan si VIT TO (para peternak biasa menyebutnya) bisa mencapai 900 gr – 1000 gr. Keuntungan lain yaitu hemat pakan, kotoran kering sehingga mengurangi bau amoniak dan gangguan lalat, serta menurunkan FCR. Terbukti ayam di kandang panggung yang diaplikasikan si VIT TO lebih disukai pedagang ayam dibandingkan ayam tanpa perlakuan teknologi suplemen organik, karena lebih berat dan ukuran lebih besar dalam waktu lebih singkat, serta rasa daging lebih gurih.

Pekarangan di belakang rumah yang berukuran kurang lebih 15 x 10 meter itu disulapnya sejak 2 tahun lalu untuk menampung sekitar 1400 ekor ayam per periode dengan pemberian pakan intensif. Bisnis yang menggiurkan karena dalam waktu 2 bulan sudah meraup hasil.

Ayam Jowo Super Milik Pak Wahyu, dengan suplemen organik Vittoterna MMC
Ayam Jowo Super Milik Pak Wahyu

Sebagai acuan budidaya ayam jawa super selama 60 hari: Per ekor membutuhkan 2 kg pakan, vaksin 2 kali , dan biaya suplemen organik VIT TO TERNA Rp 400/ekor, diluar harga DOC. Dengan harga daging yang fluktuatif per tgl 12/11/13 Rp 26.000/kg (saat harga termasuk rendah) ternyata biaya produksi masih sangat menguntungkan. Saat harga jual tinggi yaitu waktu menjelang lebaran, akhir tahun, serta musim liburan, pundi – pundi keuntungan peternak ikut bertambah pula. Demikian paparan Wahyudi kepada penulis didampingi Cipto Suswanto sebagai tim agrokompleks MMC  MMC (Mosa Mandiri Corporation) sesaat setelah timbang panen.

4 komentar pada “Mendulang Laba dari Usaha Ternak Ayam Jawa Super (Joper)”

  1. Manfaat VITTOTERNA untuk TERNAK, IKAN & UDANG secara umum adalah :
    1. Meningkatkan Nafsu Makan
    2. Mempercepat Pertumbuhan
    3. Menghemat FCR (Rasio Pakan terhadap Total Panen)
    4. Meningkatkan Imunitas / Ketahanan terhadap Penyakit
    5. Mengurangi Stress
    6. Mempercepat Pemulihan akibat Serangan Penyakit
    7. Menekan Angka Kematian
    8. Meningkatkan Kualitas Daging (Lebih Kesat & Lemak Lebih sedikit)
    9. Meningkatkan Kemampuan Pencernaan dalam Menyerap Nutrisi
    10. Mengurangi Polusi Bau pada Kotoran Ternak
    11. Meningkatkan Populasi Plankton pada Kolam/Tambak
    12. Membantu memberikan Kecukupan Nutrisi bagi Ternak
    13. Meningkatkan Produksi Telur
    14. Meningkatkan Kualitas/Daya Tetas Telur
    15. Mempercepat Panen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *