Teknik Budidaya Lada

tanaman merica merupakan salah satu komoditas pertanian Indonesia

SYARAT TUMBUH

Pertumbuhan baik jika ditanam pada ketinggian 0-700 m dpl, curah hujan 2000-3000 mm merata sepanjang tahun (100 mm/bulan) dengan bulan kering maksimal 3 bulan , pH tanah berkisar 5,6-5,8.

PEMBIBITAN

Bibit yang baik dari induk yang telah berumur diatas 10 bulan, dengan kriteria sehat dan bebas dari bibit penyakit. Bibit ditanam dalam polibag ukuran 13 x 23 atau 15 x 25 cm, dengan ketinggian 25-40 cm dengan jumlah daun 4-6 helai atau telah berumur 7-9 bulan.

PERSIAPAN LAHAN

Persiapan lobang tanam dengan ukuran 25×25 cm dengan jarak tanam 1-1,5 m untuk lada perdu dan 2×2 m untuk lada panjat. Untuk lada panjat dapat dipilih kayu mati (jenis ulin) dengan ketinggian diatas tanah 1,5 – 2m atau kayu batang hidup dari jenis gamal / gliricide (Gliricidie sepium).

tanaman lada dengan tajar hidup dari pohon glirisidae
tanaman lada dengan tajar hidup dari pohon glirisidae

PENANAMAN

Agar pertumbuhan lada lebih baik, perlu dipupuk dengan pupuk organik (dengan kompos/pupuk kandang) yang sudah matang dan telah diperam dengan SUPER GLIO dengan dosis 1 pack per 30 kg , selama 2 minggu) dengan kebutuhan masing–masing lubang kurang lebih 0,5-1 kg.

Setelah tertanam,bibit dikocor /ditabur dengan MOSA GOLD dengan dosis 1 sdm per batang (10 gr), kemudian secara rutin 4-6 bulan sekali kocor bersama BIO- SPF dengan dosis 1 pack untuk 100 liter, kocor di daerah perakaran masing masing 1-2 liter per batang menyesuaikan umur tanaman. (Lihat : Cara kerja BIO SPF )


PEMELIHARAAN

Pemeliharaan meliputi penyiangan gulma. Ssebelum  pemupukan , pemangkasan untuk   memperbanyak   cabang produktif, serta pemupukan. Dalam pemangkasan ,cabang yang dipangkas cabang sulur utama dengan menyisakan   2-3 cabang sulur utama, dan sulur yang merayap di atas tanah (cabang sulur cacing). Sedangkan untuk pemupukan, bisa lihat acuan pemupukan sbb:

Tabel acuan pemupukan lada per 1000 meter persegi - 200 tanaman


penyemprotan pupuk daun AGRITECH untuk lada dilakukan sampai ke bagian dalam daun (karena mulut daun terletak di bagian bawah)
penyemprotan pupuk daun AGRITECH untuk lada dilakukan sampai ke bagian dalam daun

PENGENDALIAN HAMA

Hama

Penggerek cabang yang disebabkan Lapholaris piperis, semprot dengan TOP BN dengan dosis 1 sdm / sachet / tangki 14 liter , semprotkan sore hari. (Lihat: Cara kerja TOP BN)

Penyakit

Penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Phytophthora palmivora cegah dengan SUPER GLIO yang telah dikembangkan dalam pupuk kandang, dan untuk hasil yang lebih baik kocorkan BIO-SPF. (Lihat : ‘Cara kerja SUPERGLIO‘, dan ‘Cara kerja BIO-SPF‘)

Penyakit kuning, dengan cara yang sama diatas

PANEN

Tanaman lada akan berbunga dan berbuah setelah berumur 3 tahun, dan buah layak panen setelah berumur 9 bulan sejak penyerbukan, ditandai dengan buah yang berwarna merah yang berjumlah berkisar 3-5 butir per buah.


 Kisah Sukses

Berikut salah satu kisah sukses petani lada di Kalimantan Barat

Satu komentar pada “Teknik Budidaya Lada”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *