Arsip Tag: pupuk organik cair

Budidaya Jambu Air, Bag II – Pengolahan tanah, Pemupukan dan pengendalian Hama Penyakit Tanaman Jambu Air.

III. Budidaya Jambu Air.

1.Pengolahan Tanah.

Lahan dibersihkan dari tunggul dan tanaman besar yang mengganggu. Lahan dibajak atau dicangkul. Lubang tanam dibuat satu bulan sebelum datangnya musim penghujan dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm. Lanjutkan membaca Budidaya Jambu Air, Bag II – Pengolahan tanah, Pemupukan dan pengendalian Hama Penyakit Tanaman Jambu Air.

Budidaya, Bag II – Budidaya Lengkeng.

Kelengkeng varietas itoh yang dibudidayakan di lahan pekarangan, lokasi kabupaten Magetan Jawa timur, usia 2 tahun sudah belajar berbuah dengan demikian lebatnya, salah satu keunggulan Produk Organik MMC.
Kelengkeng varietas itoh yang dibudidayakan di lahan pekarangan, lokasi kabupaten Magetan Jawa timur, usia 2 tahun sudah belajar berbuah dengan demikian lebatnya, salah satu keunggulan Produk Organik MMC.

1. Persiapan lahan

Lahan dipilih sesuai syarat tumbuh tanaman Lengkeng. Lanjutkan membaca Budidaya, Bag II – Budidaya Lengkeng.

Budidaya Kobis Krop, Bunga Kol dan Brokoli – Bag I – Jenis-jenis, Persiapan lahan dan Penanaman

Kubis krop, Bunga Kol maupun brokoli umumnya hanya baik ditanam di wilayah dengan ketinggian 800 > m dpl, yang optimum 1000 – 3000 m dpl. Walupun demikian ada beberapa jenis yang bisa ditanam di daaran rendah. Lanjutkan membaca Budidaya Kobis Krop, Bunga Kol dan Brokoli – Bag I – Jenis-jenis, Persiapan lahan dan Penanaman

Budidaya Kobis Krop, Bunga Kol, Brokoli, Bag II – Pemupukan sd Panen

agritech dan hortech untuk budidaya kembang kol

Pemupukan susulan selain pemberian pupuk  Makro/NPK juga diberikan pupuk organik. Pemupukan ini dlakukan untuk mendorong pertumbuhan. Secara sekilas, berikut tahapan-tahapan  jadwal pemupuka pada budidaya bunga kol, brokoli dan kubis :

Lanjutkan membaca Budidaya Kobis Krop, Bunga Kol, Brokoli, Bag II – Pemupukan sd Panen

Budidaya Nanas, Bag II – Pemupukan pada Nanas

budidaya-nanas-tanaman-nanas-petani-nanas-agribisnis-nanas
budidaya nanas

Pemupukan dalam budidaya idealnya selain menggunakan pupuk makro juga dilengkapi dengan pupuk mikro yang berasal dari bahan-bahan organik. Lanjutkan membaca Budidaya Nanas, Bag II – Pemupukan pada Nanas

Pemupukan Pada Tanaman Melon

Pemupukan bibit merupakan pemupukan awal

Untuk pertumbuhan vegetatif bibit dapat dipacu dengan penyemprotan pupuk daun dengan AGRITECH dan HORTECH. Pupuk daun ini cukup dilakukan satu kali, yaitu pada saat umur bibit 7–9 HSS (Hari Setelah semai) dengan dosis 3 tutup AGRITECH dan 1 tutup HORTECH per tangki air 14 liter. Pupuk lain tidak perlu ditambahkan selama pembibitan karena unsur hara pada media semai telah mencukupi.

Pemupukan dasar (per hektar)

Pemupukan dasar dengan ;  Pupuk kandang/kompos=10 ton, Urea = 440 kg  TSP = 1.200 kg ; KCl = 330 kg;  MOSA GOLD = 10 botol

Untuk campuran pupuk kandang/kompos, Campur SUPER GLIO 100 – 200 gr (1- 2  bungkus) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu  sebelum ditebar merata pada pupuk kandang/kompos.

Pemupukan susulan  budidaya melon

Pemupukan diberikan sebanyak 3 kali, yaitu 20 hari setelah ditanam, tanaman berusia 40 hari (ketika akan melakukan penjarangan buah) dan pada saat tanaman berusia 60 hari (saat menginjak proses pematangan). Caranya sebarkan secara merata di atas tanah bedengan pada pinggiran kiri dan kanannya (10–15 cm). Kemudian tanah dibalik dengan hati-hati supaya tidak merusak perakaran tanaman, dan agar pupuk tersebut bisa aman terpendam dalam tanah. Untuk memudahkan dalam pemupukan, dibuat data mengenai rangkaian pemupukan sejak awal.

Pupuk Susulan I (Per hektar)

Urea =330 kg;  TSP = 220 kg

Pupuk Susulan II (per hektar)

Urea = 220 kg ; TSP = 550 kg ; KCL = 160 kg

Pupuk susulan III (per hektar)

Urea = 440 kg;

Keterangan pupuk dasar: pemupukan pada pengolahan tanah (sebelum tanam); pupuk susulan I : umur ± 20 hari; pupuk susulan II: umur + 40 hari; pupuk susulan III: umur + 60 hari.

Pengocoran tanaman melon dengan mosa gold
Pengocoran tanaman melon dengan mosa gold

Penyemprotan ;

Tanaman umur 2 minggu; semprotkan 1 tutup HORTECH/tangki 14ltr + 5  tutup AGRITECH / tanki 14 liter.

Tanaman umur 25 hari; semprotkan 2 tutup HORTECH / tanki 14 liter + 10  tutup AGRITECH / tanki 14 liter.

Tanaman umur 45 hari; semprotkan 2 tutup HORTECH / tangki 14ltr + 10  tutup AGRITECH / tangki 14ltr.

Sehingga, kebutuhan Pupuk Mikro  per Hektar : MOSA GOLD  (500 gr) 10 botol, AGRITECH     (500 cc) 10 sd 15 botol.

Pengairan dan Penyiraman

Tanaman melon menghendaki udara yang kering untuk  pertumbuhannya, tetapi tanah harus lembab. Pengairan harus dilakukan jika hari tidak hujan. Pengairan dilakukan pada sore atau malam hari.

Tanaman di siram sejak masa pertumbuhan tanaman, sampai tanaman akan dipetik buahnya. Saat menyiram jangan sampai air siraman membasahi daun dan air dari tanah jangan terkena daun dan buahnya. Tujuannya adalah supaya tanaman tidak dijangkiti penyakit yang berasal dari percikan tersebut, kalau daun basah kuyup akan mengundang jamur sangat besar.

Penyiraman dilakukan pagi-pagi sekali atau malam hari. Oleh karena itu ada pengairan di sekitar kebun besar sekali manfaatnya.

Sekilas Budidaya Kopi dengan model pupuk berimbang

kebun kopi juga dapat jadi ajang agrowisata kopi
kebun kopi juga dapat jadi ajang agrowisata kopi

Tanaman  Kopi  berasal  dari benua Afrika, tepatnya dari propinsi Kaffa, Etiopia. Tanaman kopi pertama kali diperkenalkan di Indonesia tahun 1696 – 1699 oleh VOC. Lanjutkan membaca Sekilas Budidaya Kopi dengan model pupuk berimbang

Jadwal pemupukan Budidaya tanaman kopi, (Coffea sp )

budidaya kopi secara intensif
budidaya kopi secara intensif

Untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman kopi, perlu dipupuk secara lengkap. Pemakaian pupuk yang paling tepat dapat membantu meratakan aau menaikkan produksi. Adanya panenan yang terus-menerus telah menghabiskan persediaan hara tanaman di dalam tanah, selain itu akan terjadi hilangnya hara tanaman karena pencucian dan fiksasi. Maka usaha untuk menggantikan hara yang hilang perlu juga diperhatikan atau ditambah hara tanaman yang jumlahnya lebih banyak. Lanjutkan membaca Jadwal pemupukan Budidaya tanaman kopi, (Coffea sp )

Pupuk Organik MMC untuk Budidaya Kopi

http://agrokomplekskita.com/wp-content/uploads/2017/04/Kebutuhan-pupuk-organik-mmc-untuk-budidaya-kopi.jpg

Penggunaan pupuk organik MMC dapat meningkatkan keunggulan-keunggulan genetis kopi. Sehingga selain produktivitas yang meningkat, kualitas dari kopi yang dihasilkan juga akan berbeda.

Penggunaan pupuk kimia pada perkebunan kopi yang tinggi tidak semuanya terserap secara optimal oleh tanaman karena unsur hara tersebut mengalami pencucian, penguapan, atau terikat oleh tanah. Lanjutkan membaca Pupuk Organik MMC untuk Budidaya Kopi

Teknis Budidaya Jagung Manis dan Jagung Hibrida (Zea mays)

budidaya jagung hibrida
budidaya jagung manis

Jagung adalah salah satu alternatif pengganti beras sebagai makanan pokok. Jagung merupakan salah satu khasanah pangan lokal Indonesia. Apabila pertanian jagung ini dikembangkan secara serius, hasilnya lebih meningkat sehingga mampu menambah pendapatan bagi petani. Lanjutkan membaca Teknis Budidaya Jagung Manis dan Jagung Hibrida (Zea mays)