Arsip Tag: pengendalian penyakit

Lebih baik mencegah daripada mengobati

Selama ini banyak petani yang salah kaprah mengenai penanggulangan penyakit pada tanaman. Seperti halnya kebiasaan orang-orang dalam kehidupan sehari-hari, saat mereka mengalami sakit baru mencari obat untuk pengobati. Padahal seperti halnya imunisasi yang diberikan kepada bayi, pencegahan dapat dilakukan sebelum penyakit itu datang. Dengan imunisasi akan memberikan kekebalan sejak dini dan menghilangkan ketergantungan pada obat kimia. Lanjutkan membaca Lebih baik mencegah daripada mengobati

Hama dan Penyakit pada Tanaman Buncis

Batang tanaman yang terkena penyakit layu
Batang tanaman yang terkena penyakit layu

Ada sekitar 7 hama dan 11 penyakit yang perlu diperhatikan dalam budiaya buncis. Berikut ini hama dan penyakit pada buncis beserta upaya pengendaliannya;

Lanjutkan membaca Hama dan Penyakit pada Tanaman Buncis

Pedoman Budidaya Melon

tanaman-melon-dengan-pupuk-organik-MMC-buah-sama-besar-daging-buah-tebal-dan-enak
tanaman-melon-dengan-pupuk-organik-MMC-buah-sama-besar-daging-buah-tebal-dan-enak

Melon (Cucumis melo L.) merupakan tanaman buah yang sudah banyak dilirik dibudidayakan petani, mengingat nilai jualnya yang tinggi dengan jangka waktu budidaya yang cukup singkat yakni sekitar 2 bulanan. Lanjutkan membaca Pedoman Budidaya Melon

Mengendalikan Penyakit Kuning pada Jahe dengan SUPERGLIO

Lanjutkan membaca Mengendalikan Penyakit Kuning pada Jahe dengan SUPERGLIO

Pedoman Budidaya Tomat

budidaya tomat hasil meningkat dengan pupuk organik MMC
Agritech, pupuk organik Cair dari MMC yang diterapkan pada tanaman tomat

Tomat (Solanum licopersicum) cocok ditanam pada tanah liat dengan sedikit berpasir. Tanah yang banyak mengandung bahan organik. Sebaiknya aerasi tanah baik atau gembur. Kondisi tanah normal dengan pH tanah 5 – 6 (Tanah di Jawa pada umumnya). Sedangkan untuk kondisi tanah yang cenderung asam, seperti misalnya di Kalimantan, bisa ditambahkan kapur dolomit untuk menetralkan pH tanah.

Tomat cocok ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi (10 m dpl – 1500 m dpl) sesuai varietas yang cocok. Lanjutkan membaca Pedoman Budidaya Tomat