Arsip Tag: kedelai

Pedoman Budidaya Kedelai

Budidaya Kedelai dengan teknologi organik MMC

budidaya kedelai
budidaya kedelai

—Kedelai cocok ditanam pada lahan dengan ketinggian 10 m – 800 m dpl. Kedelai menghendaki cukup air tetapi tidak ada genangan air. —Kedelai ditanam disawah pada musim kemarau setelah padi, sedangkan dilahan kering (tegalan ) kedelai umumnya ditanam dimusim hujan.

— Lanjutkan membaca Pedoman Budidaya Kedelai

Tumpangsari budidaya kacang benguk untuk pengendalikan alang-alang / gulma

Kacang kara benguk ( Mucuna Pruriens sp )
Kacang kara benguk ( Mucuna Pruriens sp )

Kesuburan tanah ditentukan oleh tekstur, struktur dan porositas, kandungan hara dan pH serta keberadaan mikrobia yang menguntungkan bagi tanah. Untuk mempertahankan kesuburan tanah dibutuhkan tanaman penutup tanah.

               Disamping sebagai tanaman pangan, kacang benguk (karabenguk) / Mucuna pruriens sp dapat digunakan sebagai tanaman penutup tanah. Tanaman penutup tanah yang baik memiliki pertumbuhan yang cepat, tidak mengambil hara tanah dalam jumlah besar, menghasilkan banyak serasah, memiliki nilai penutupan tanah yang tinggi, mampu memperbaiki sifat tanah dan mampu mengendalikan gulma.
Teknologi mengembalikan kesuburan tanah telah dicoba menggunakan alley cropping atau tanaman lorong dengan lamtoro gung / Leucaena leucocephala sp  dan Gliricide / Gliricidae sepium spkacang benguk / Mucuna pruriens dan akasia Acacia auriculiformis sp. Selain itu karabenguk juga digunakan untuk mengendalikan alang-alang. Kacang benguk merupakan legum atau kacang-kacangan yang tumbuh cepat sebagai tanaman penutup tanah di daerah tropika basah, namun berakar dangkal di tanah masam, sehingga sangat cocok dibudidaya di daerah Kalimantan.
Untuk mengurangi kerusakan tanah secara luas, digunakan tanaman penutup tanah yang antara lain kacang benguk / kara benguk. Lanjutkan membaca Tumpangsari budidaya kacang benguk untuk pengendalikan alang-alang / gulma