Arsip Tag: hortech

Jadwal pemupukan Budidaya tanaman kopi, (Coffea sp )

Pemupukan kopi

Untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman kopi, perlu dipupuk secara lengkap. Pemakaian pupuk yang paling tepat dapat membantu meratakan aau menaikkan produksi. Adanya panenan yang terus-menerus telah menghabiskan persediaan hara tanaman di dalam tanah, selain itu akan terjadi hilangnya hara tanaman karena pencucian dan fiksasi. Maka usaha untuk menggantikan hara yang hilang perlu juga diperhatikan atau ditambah hara tanaman yang jumlahnya lebih banyak.

Kebutuhan pupuk Makro

Penambahan pupuk makro memainkan peran penting dlaam proses pertumbuhan kopi, karena merupakan unsur yang diperlukan dalam jumlah banyak.

Berikut contoh dosis pemberian pupuk makro NPK  berdasarkan usia tanaman;

Tabel pemupukan pupuk makro npk pada budidaya kopi

Kebutuhan Pupuk MMC

Pupuk organik produk MMC memainkan pernanan penting dalam melengkapi kebutuhan unsur-unsur mikro, asam humat, fulfat  dab enzym-enzym lain yang sangat dibutuhkan tanaman kopi. Selain unsur mikro, pupuk organik MMC juga mengandung mikrobia yang akan bekerja menjadi pupuk hayati terhadap tanaman.

Berikut contoh dosis pemberian pupuk organik MMC dan Hormon untuk tanaman kopi berdasarkan usia tanaman;

Kebutuhan pupuk organik mmc untuk budidaya kopi

Catatan : Konsentrasi penyemprotan Pupuk Organik Cair dan Hormon Organik adalah

MOSA GOLD :

Aplikasi untuk umur 1-8 bulan  1/2 sendok makan per pohon  2x setahun

Aplikasi untuk umur 12-32 bulan  1 sendok makan per pohon  2xsetahun

AGRITECH :

Umur 1 – 8 bulan 5 tutup per tangki 14 liter 2x setahun

Umur 12 – 32 bulan 5 tutup per tangki 14 liter 4x setahun

HORTECH :

Umur 1 –8 bulan 1 tutup per tangki 14 liter, 2x setahun

Umur 12 -32 bulan 1 tutup per tangki 14 liter, 4x setahun

Keterangan : Aplikasi AGRITECH dan HORTECH dicampurkan dan disemprotkan pagi hari. Satu tutup AGRITECH dan HORTECH ± 10 ml

Aplikasi dilakukan setahun 2-4 kali yaitu awal musim penghujan dan akhir musim penghujan.

Panduan Budidaya Kopi Coffea sp

budidaya kopi robusta agribisnis kopi

Tanaman  Kopi  berasal  dari benua Afrika, tepatnya dari propinsi Kaffa, Etiopia.Tanaman kopi pertama kali diperkenalkan di Indonesia tahun 1696 – 1699 oleh VOC. Lanjutkan membaca Panduan Budidaya Kopi Coffea sp

Pedoman Budidaya Buncis

budidaya buncis
budidaya buncis rambat secara organik di lahan dekat gunung Pangranngo Bogor

Buncis merupakan jenis polong-polongan yang banyak dimanfaakan orang sebagai sayuran. Sayuran ini banyak mengandung protein dan vitamin. Tanaman buncis cocok dibudidayakan di dataran tinggi, yaitu sekitar 1.000 sd 1.500 meter dpl. Lanjutkan membaca Pedoman Budidaya Buncis

Pedoman Ringkas Budidaya Padi Secara Full Organik

budidaya padi organik dengan pupuk mmc 100_2716
budidaya padi organik dengan pupuk mmc

Pada budidaya padi organik sebaiknya bibit yang ditanam adalah jenis lokal, misalnya padi hitam (melik jowo), padi merah, padi pandan wangi, padi  mentik wangi dsb. Sebab, dengan model budiaya lokal ini keunggulan dari citarasa jenis padi lokal ini akan semakin menonjol, sehingga secara ekonomis akan menambah nilai jual beras bagi petani.

Berikut panduan sekilan panduan budidaya padi secara full organik ; Lanjutkan membaca Pedoman Ringkas Budidaya Padi Secara Full Organik

Pedoman budidaya Padi

Pedoman budidaya padi
Bercocoktanam padi dengan pupuk berimbang

Padi  yang menghasilkan beras merupakan salah satu tanaman populer sebagai tanaman pangan. Padi (Oryza sativa) bisa tumbuh baik pada ketinggian 0 – 1.500 m dpl dengan temperatur  19 -27 oC. Memerlukan penyinaran matahari penuh tanpa ada naungan. Cocok ditanam pada kondisi tanah yang subur dan berlumpur.

Padi bisa ditanam pada lahan sawah,  di tegalan dengan padi gogo rancah atau di  lahan rawa / pasang surut. Lanjutkan membaca Pedoman budidaya Padi

Teknis Budidaya Kacang Panjang

Kacang Panjang
Kacang Panjang

Kacang panjang dapat dibudidayakan di mana saja. Baik di lahan dataran tinggi maupun dataran rendah. Bahkan kacang panjang bisa dibudidayakan di lahan sempit pekarangan rumah atau dalam polybag ukuran besar (30 cm) . Lanjutkan membaca Teknis Budidaya Kacang Panjang

10 langkah Budidaya cabe pada tanah merah

Cabai dengan ukuran luar biasa dengan perlakukan produk organik MMC
Hasil perlakuan pupuk organik MMC pada budidaya cabai keriting, buah merata, besar dari pangkal ke ujung, tidak mudah rontok

Apabila jenis tanah pada lahan yang akan ditanami adalah jenih tanah merah, maka 10 langkah ini bisa dilakukan untuk bertani cabe.

Langkah-langkah berikut ini untuk lahan skala 2500 m2 Lanjutkan membaca 10 langkah Budidaya cabe pada tanah merah

Pedoman Budidaya Tomat

budidaya tomat hasil meningkat dengan pupuk organik MMC
Agritech, pupuk organik Cair dari MMC yang diterapkan pada tanaman tomat

Tomat (Solanum licopersicum) cocok ditanam pada tanah liat dengan sedikit berpasir. Tanah yang banyak mengandung bahan organik. Sebaiknya aerasi tanah baik atau gembur. Kondisi tanah normal dengan pH tanah 5 – 6 (Tanah di Jawa pada umumnya). Sedangkan untuk kondisi tanah yang cenderung asam, seperti misalnya di Kalimantan, bisa ditambahkan kapur dolomit untuk menetralkan pH tanah.

Tomat cocok ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi (10 m dpl – 1500 m dpl) sesuai varietas yang cocok. Lanjutkan membaca Pedoman Budidaya Tomat