Arsip Tag: gliricide

multifungsi glirisidae untuk tajar hidup tanaman lada

budidaya tanaman lada atau merica dengan tajar hidup dari pohon glirisidae
budidaya tanaman lada atau merica dengan tajar hidup dari pohon glirisidae

Penggunaan tajar hidup dari tanaman gamal atau gliriside (Gliricidia sp) mempunyai multifungsi. Selain sebagai tajar hidup, misalnya pada budidaya lada, budidaya buah naga dan sebagainya. Gliriside mempunyai fungsi peneduh dan pakan ternak yang bagus.

Peneduh sekaligus bahan pupuk hijau Lanjutkan membaca multifungsi glirisidae untuk tajar hidup tanaman lada

Tumpangsari budidaya kacang benguk untuk pengendalikan alang-alang / gulma

Kacang kara benguk ( Mucuna Pruriens sp )
Kacang kara benguk ( Mucuna Pruriens sp )

Kesuburan tanah ditentukan oleh tekstur, struktur dan porositas, kandungan hara dan pH serta keberadaan mikrobia yang menguntungkan bagi tanah. Untuk mempertahankan kesuburan tanah dibutuhkan tanaman penutup tanah. Lanjutkan membaca Tumpangsari budidaya kacang benguk untuk pengendalikan alang-alang / gulma

Budidaya lada dengan teknologi MMC

Pembuatan bibit Lada

Lanjutkan membaca Budidaya lada dengan teknologi MMC

Teknik Budidaya Lada

tanaman merica merupakan salah satu komoditas pertanian Indonesia

SYARAT TUMBUH

Pertumbuhan baik jika ditanam pada ketinggian 0-700 m dpl, curah hujan 2000-3000 mm merata sepanjang tahun (100 mm/bulan) dengan bulan kering maksimal 3 bulan , pH tanah berkisar 5,6-5,8.

PEMBIBITAN

Bibit yang baik dari induk yang telah berumur diatas 10 bulan, dengan kriteria sehat dan bebas dari bibit penyakit. Bibit ditanam dalam polibag ukuran 13 x 23 atau 15 x 25 cm, dengan ketinggian 25-40 cm dengan jumlah daun 4-6 helai atau telah berumur 7-9 bulan. Lanjutkan membaca Teknik Budidaya Lada