Arsip Tag: agritech

AGRITECH berperan sebagai unsur suplemen dan substitusi dari pupuk kandang/kompos dan pupuk kimia an-organik makro. Dalam arti, jika sudah ada pupuk kandang/kompos dan pupuk kimia an-organik makro maka AGRITECH akan melengkapinya, dan jika tidak ada pupuk kandang/kompos maka AGRITECH berperan sebagai pengganti.

Begitu diaplikasikan, maka AGRITECH akan langsung dapat dimanfaatkan oleh tanaman, karena sudah berbentuk ionik, sedang pada pupuk kandang/kompos masih membutuhkan waktu untuk proses dekomposisi, fermentasi dan ionisasi.

Pedoman Budidaya Buncis

budidaya buncis
budidaya buncis rambat secara organik di lahan dekat gunung Pangranngo Bogor

Buncis merupakan jenis polong-polongan yang banyak dimanfaakan orang sebagai sayuran. Sayuran ini banyak mengandung protein dan vitamin. Tanaman buncis cocok dibudidayakan di dataran tinggi, yaitu sekitar 1.000 sd 1.500 meter dpl. Lanjutkan membaca Pedoman Budidaya Buncis

Pedoman Ringkas Budidaya Padi Secara Full Organik

budidaya padi organik dengan pupuk mmc 100_2716
budidaya padi organik dengan pupuk mmc

Pada budidaya padi organik sebaiknya bibit yang ditanam adalah jenis lokal, misalnya padi hitam (melik jowo), padi merah, padi pandan wangi, padi  mentik wangi dsb. Sebab, dengan model budiaya lokal ini keunggulan dari citarasa jenis padi lokal ini akan semakin menonjol, sehingga secara ekonomis akan menambah nilai jual beras bagi petani.

Berikut panduan sekilan panduan budidaya padi secara full organik ; Lanjutkan membaca Pedoman Ringkas Budidaya Padi Secara Full Organik

Pedoman budidaya Padi

Pedoman budidaya padi
Bercocoktanam padi dengan pupuk berimbang

Padi  yang menghasilkan beras merupakan salah satu tanaman populer sebagai tanaman pangan. Padi (Oryza sativa) bisa tumbuh baik pada ketinggian 0 – 1.500 m dpl dengan temperatur  19 -27 oC. Memerlukan penyinaran matahari penuh tanpa ada naungan. Cocok ditanam pada kondisi tanah yang subur dan berlumpur.

Padi bisa ditanam pada lahan sawah,  di tegalan dengan padi gogo rancah atau di  lahan rawa / pasang surut. Lanjutkan membaca Pedoman budidaya Padi

Mengenal Budidaya Bawang Merah

budidaya bawang merah
budidaya bawang merah

Bawang merah dapat tumbuh baik pada tanah yang subur, banyak humus, dan lebih baik ditanam di tanah alluvial. pH tanah 5,6–6,5.

jika pH < 5,5 tanaman akan teracuni Al sehingga menjadi kerdil.

Jika pH >6,5 unsur Mn tidak tersedia, sehingga tanaman kerdil.

Iklim

  • Tumbuh baik pada iklim agak kering.
  • Suhu udara 25 – 30 0
  • Cocok ditanam di dataran rendah ( 0 – 400 m dpl).

Lanjutkan membaca Mengenal Budidaya Bawang Merah

10 langkah Budidaya cabe pada tanah merah

Cabai dengan ukuran luar biasa dengan perlakukan produk organik MMC
Hasil perlakuan pupuk organik MMC pada budidaya cabai keriting, buah merata, besar dari pangkal ke ujung, tidak mudah rontok

Apabila jenis tanah pada lahan yang akan ditanami adalah jenih tanah merah, maka 10 langkah ini bisa dilakukan untuk bertani cabe.

Langkah-langkah berikut ini untuk lahan skala 2500 m2 Lanjutkan membaca 10 langkah Budidaya cabe pada tanah merah

Pedoman Budidaya Tomat

budidaya tomat hasil meningkat dengan pupuk organik MMC
Agritech, pupuk organik Cair dari MMC yang diterapkan pada tanaman tomat

Tomat (Solanum licopersicum) cocok ditanam pada tanah liat dengan sedikit berpasir. Tanah yang banyak mengandung bahan organik. Sebaiknya aerasi tanah baik atau gembur. Kondisi tanah normal dengan pH tanah 5 – 6 (Tanah di Jawa pada umumnya). Sedangkan untuk kondisi tanah yang cenderung asam, seperti misalnya di Kalimantan, bisa ditambahkan kapur dolomit untuk menetralkan pH tanah.

Tomat cocok ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi (10 m dpl – 1500 m dpl) sesuai varietas yang cocok. Lanjutkan membaca Pedoman Budidaya Tomat

Panduan Praktis : Budidaya Pepaya California dengan Teknologi MMC

Pepaya california, teknik budidaya
Pepaya california, teknik budidaya

Dalam usaha budidaya tanaman Pepaya California , perlu diperhatikan hal-hal mendasar untuk keberhasilan sejak awal hingga panen.

Tahapan budidaya tersebut :

  1. Mempersiapkan benih yang tahan akan serangan penyakit (Jamur maupun Bakteri)
  2. Jarak tanam yang tepat
  3. Pengolahan tanah dan drainase
  4. Pemupukan
  5. Pengendalian Hama – Penyakit
  6. Pemanenan

Lanjutkan membaca Panduan Praktis : Budidaya Pepaya California dengan Teknologi MMC

Bercocok tanam kecipir, tanaman sayur alternatif pengisi lahan

1001 manfaat buah kecipir, solusi bagi penderita sariawan akut
1001 manfaat buah kecipir, solusi bagi penderita sariawan akut

Kecipir atau Psophocarpus tetragonolobus Salah satu tanaman budidaya yang mempunyai kandungan gizi tinggi sekaligus bernilai ekonomi tinggi adalah kecipir. Cara budidaya salah satu jenis suku Fabaceae ini yang tidak terlalu sulit dan cenderung bisa ditanam di sembarang lahan menjadi nilai tambah untuk menjadikannya tanaman pengisi lahan. Selain itu, daun kecipir juga bisa menjadi alternatif pakan ternak. Lanjutkan membaca Bercocok tanam kecipir, tanaman sayur alternatif pengisi lahan

Peluang Agribisnis Pepaya California

Pepaya california, kates, pandun budidaya, teknis budidaya pepaya kalifornia, kalina
Pepaya california

Buah pepaya kini mulai dilirik sebagai peluang usaha agribisnis baru. Di pasaran, harga satu buah pepaya mencapai antara Rp. 3.500,- sd Rp. 4.000,- rupiah. Tetapi yang menarik, permintaan akan pepaya ini terus naik. Apalagi di kota-kota besar, mengingat manfaat dan citarasa buah pepaya yang tak kalah jauh dengan buah-buahan yang lain. Di setiap perjamuan hotel atau restoran pepaya menjadi salah satu hidangan buah yang mudah ditemui.

Budidaya pepaya pun cukup mudah. Dengan hasil panen yang terus menerus, sehingga jika sebelum panen sudah dipersiapkan untuk distribusi dan pemasarannya, keuntungan yang didapat bisa berlipat. Hal ini seperti yang ditemui petani pepaya di Lebak Banten, Bpk. Rohman, yang memiliki 4 hektar lahan pepaya (lihat kliping : Puluhan juta rupiah untuk lebak dari jakarta lewat pepaya california). Lanjutkan membaca Peluang Agribisnis Pepaya California