Arsip Tag: agen hayati

Kutu Aphis gossypii Glov pada tanaman

Hama Kutu Aphis gossypii Glov.  (Hemiptera : Aphidoidea)

 Tanaman Inang :

 Cabai, Terung, Tomat, Semangka, Melon, Timun, Buncis, Kacang Panjang, Jeruk, Nilam, Rosella, Wijen, Kapas.

 Gejala Serangan :

Serangan Aphis gossypii  pada tanaman Jeruk. Lanjutkan membaca Kutu Aphis gossypii Glov pada tanaman

Layu Bakteri pada Kentang

Nama Penyakit :

Penyakit Layu Bakteri pada Kentang / Penyakit Lendir.

Morfologi Patogen:

Penyakit disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F. Sm. Lanjutkan membaca Layu Bakteri pada Kentang

Budidaya Kobis Krop, Bunga Kol dan Brokoli – Bag I – Jenis-jenis, Persiapan lahan dan Penanaman

Kubis krop, Bunga Kol maupun brokoli umumnya hanya baik ditanam di wilayah dengan ketinggian 800 > m dpl, yang optimum 1000 – 3000 m dpl. Walupun demikian ada beberapa jenis yang bisa ditanam di daaran rendah. Lanjutkan membaca Budidaya Kobis Krop, Bunga Kol dan Brokoli – Bag I – Jenis-jenis, Persiapan lahan dan Penanaman

Contoh-contoh infeksi bahan aktif TOP BN/ MOSA BN


Lanjutkan membaca Contoh-contoh infeksi bahan aktif TOP BN/ MOSA BN

mosa glio

MOSA Glio (Super Glio), adalah Agens Hayati jenis ‘fungisida organik’ yang mengandung bahan aktif Gliocladium sp dan Trichoderma sp setara 1,6 x 1013 spora/ml. Berkerja ganda mampu mengendalikan dan mengatasi jamur patogen tular tanah (soil borne). Dapat diaplikasikan dengan pupuk kandang atau kompos sebagai media tanam
MOSA Glio (Super Glio),  Agens Hayati jenis ‘fungisida organik’ berbahan aktif Gliocladium sp dan Trichoderma sp

MOSA Glio (Super Glio), adalah Agens Hayati jenis ‘fungisida organik’ yang mengandung bahan aktif Gliocladium sp
dan Trichoderma Harzianum setara 1,6 x 1013 spora/ml. Lanjutkan membaca mosa glio

Aplikasi Pestisida Biologi / Agens Hayati Pada Tanaman Lada

penyemprotan agens hayati / pestisida biologi TOP BN untuk mengendalian penggerek batang lada aman bagi manusia sehingga tidak perlu menggunakan masker
Penyemprotan agens hayati / pestisida biologi TOP BN untuk mengendalian penggerek batang lada. Pestisida biologi TOP BN aman bagi manusia sehingga tidak perlu menggunakan masker

Ancaman busuk pangkal batang dan penggerek batang merupakan momok bagi petani lada / merica/ sahang. Selain menurunkan produktifitas juga meningkatkan risiko gagal panen.
Lanjutkan membaca Aplikasi Pestisida Biologi / Agens Hayati Pada Tanaman Lada

SUPER GLIO – Fungisida Organik Super

SUPER GLIO merupakan pestisida biologi yang mengandung bahan aktif : Gliocladium sp Trichoderma sp Gliocladium sp. berfungsi sebagai, parasitisme, kompetisi, dan antibiosis yang dapat memproduksi gliovirin dan viridin yang merupakan antibiotik yang bersifat fungistatik. Gliovirin merupakan senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan beberapa jamur patogen dan bakteri. Trichoderma sp mampu menghasilkan sejumlah enzim ekstraseluler beta (1,3) glukonase dan kitinase yang dapat melarutkan dinding sel patogen. Selain menghasilkan enzym, Trichoderma sp juga menghasilkan toksin yang dapat menyerang dan menghancurkan propagul yang berisi spora-spora patogen disekitarnya Juga berfungsi sebagai penghasil antibiotik gliotoksin dan viridin yang dapat melindungi bibit tanaman dari serangan penyakit rebah kecambah.