Aplikasi Pestisida Biologi / Agens Hayati Pada Tanaman Lada

penyemprotan agens hayati / pestisida biologi TOP BN untuk mengendalian penggerek batang lada aman bagi manusia sehingga tidak perlu menggunakan masker
Penyemprotan agens hayati / pestisida biologi TOP BN untuk mengendalian penggerek batang lada. Pestisida biologi TOP BN aman bagi manusia sehingga tidak perlu menggunakan masker

Ancaman busuk pangkal batang dan penggerek batang merupakan momok bagi petani lada / merica/ sahang. Selain menurunkan produktifitas juga meningkatkan risiko gagal panen.

Penggunaan pestisida biologi atau agens hayati ini selain tidak berbahaya bagi manusia juga lebih ramah lingkungan. Berikut ini tips pengendalian hama dan penyakit pada lada dengan pestisida biologi atau agens hayati.

MOSA GLIO / SUPERGLIO

Untuk bibit yang belum ditanam, segera lakukan antisipasi terhadap serangan busuk akar dan batang dengan cara mencampurkan 1 sachet MOSA GLIO/SUPERGLIO pada pupuk kandang yang sudah jadi / kompos seberat 30 kg. Biarkan di tempat yang tertutup dari sinar matahari selama 2 minggu supaya jamur Gliocladium dan Trichoderma berkembang biak.

  • Gunakan Pupuk kandang / kompos yang sudah diperlakukan ini sebagai pupuk dasar saat penanaman.
  • Untuk bibit yang sudah ditanam , aplikasi MOSA GLIO / SUPERGLIO bisa dilakukan dengan mengambil 2 sendok makan MOSA GLIO/SUPERGLIO dan dimasukkan ke dalam 10-15 liter air, campur dan bisa diaplikasikan di dekat batang tanaman / perakaran. Pada sore hari agar jamur Gliocladium dan Trichoderma tidak mati terkena ultra violet dari sinar matahari langsung
  • Ulangi kegiatan (b) diatas 2 bulan sekali untuk mengantisipasi layu mendadak akibat serangan jamur.


 

TOP BN / MOSA BN

  • Campurkan 2 sendok makan TOP BN/MOSA BN pada air 1 tangki 14 liter, dan lakukan penyemprotan di sore hari.
  • Pengulangan 1-2 bulan sekali akan mampu menekan perkembangan penggerek buah / batang, sehingga tanaman terhindar dari kematian dan kualitas buah lada baik.

 


BIO – SPF

Karena 3 fungsinya yang utama, maka penggunaan BIO-SPF sangat efektif dan efisien. Yakni sebagai pemacu pertumbuhan ,

BIO SPF, bio-spf, bio - spf, harga bio spf, harga bio-spf, harga bio - spf - Tanaman Padi :Blas, BLB, Busuk pelepah Tanaman Cabe : Layu, Antraknosa Tanaman Jagung : Bulai Tanaman Kedelai : Karat daun Bawang merah : Pucuk kering & antraknosa Kubis : Akar gada, busuk erwina
BIO SPF -agens hayati multi fungsi

Pelindung dari penyakit, dan fungsinya sebagai pupuk terbukti mampu memberikan pertumbuhan yang signifikan pada berbagai jenis bibit dan tanaman.

  • Penggunaannya untuk bibit perlu direndam dengan 1 sdm makan BIO –SPF dalam 5 liter air, selama 1-2 jam sebelum ditanam di polibag. Selanjutnya bisa disemprotkan dengan dosis 2 sdm/tangki, dan atau dikocorkan ke polibag secara berkala untuk mencegah (mengimunisasi tanaman) dari serangan penyakit .

 

Muhammad Ahda, Huda Turi Menyukai post ini

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *