Pengenalan Tanaman Vanilli

Tanaman Vanilli/Panili/Vanili

Tanaman vanili diperkirakan berasal dari Meksiko. Panduduk asli Meksiko sudah lama mengenal buah vanili yang tua dan kering sebagai bahan penyegar minuman cokelat karena wanginya yang khas. Di Indonesia, tanaman vanili baru dikenal tahun 1819 yang dibawa oleh Morchal dari kebun Botani Antwevpen sebanyak 2 pohon. Pohon tersebut dapat tumbuh dan berbunga dengan baik, tetapi tidak pernah menghasilkan buah karena tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri.

  1. Klasifikasi & Pengenalan Botani
    Berdasarkan sistematika botanisnya, tanaman vanili dikelompokkan sebagai berikut:
    Divisi : Spermatophyta
    Subdivisi : Angiospermae
    Kelas : Monocotyledonae
    Ordo : Orchidales
    Famili : Orchidaceae
    Genus : Vanili
    Spesies : Banilla Planifolia Andrews Tanaman vanili termasuk kelas monokotil. Akar utama pada dasar batang bercabang dan tersebar pada lapisan tanah. Dengan demikian, sistem perakaran vanili termasuk dangkal. Akar adventif keluar dari buku-buku, menggantung, dan berwarna putih. Akar yang keluar dari buku tersebut jumlahnya 1-3 dan letaknya berlawanan dengan arah tumbuh daun. Selain untuk melekatkan diri, akar berfungsi untuk memanjat tanaman.
    Batang tanaman vanili termasuk batang monopodial yang berbuku-buku, berbentuk silindris, dan bersifat sukulen. Batangnya berkelok-kelok dan mudah patah. Berwarna hijau dan memiliki stomata sehingga dapat melakukan fotosintesis. Panjang batang bisa bermeter-meter jika dibiarkan tumbuh. Percabangannya hampir tidak ada, jika ada, hanya sampai 1-2 batang saja.
    Bentuk daun tanaman vanili memanjang sampai lanset. Ujung daun meruncing, sedangkan pangkal daun membulat. Tulang dau bentuknya tidak beraturan dengan jumlah yang banyak. Tangkai daun pendek, tebal dan beralur menghadap ke atas.
    Bunga vanili termasuk bunga majemuk tak terbatas yang keluar dari ketiak daun dan jarang bercabang. Mekarnya bunga dimulai dari pangkal sampai ke ujung. Umumnya yang mekar hanya 1-3 bunga setiap hari. Tangkai tandan kekar dan arah pertumbuhannya melengkung. Ukuran bunga besar. Bunganya berlapis lilin, ada yang beraroma dan ada yang tidak. Warnanya hijau kekuning-kuningan dengan diameter sekitar 10cm. Tangkai bungan sangat pendek. Bunga memeiliki 3 kelopak yang bentuknya hampir sama. Kelopak atas disebut Dorsalis, dan kedua kelopak lainnya disebut kelopak Lateralis. Selain kelopak, ada 3 mahkota.
    Buah vanili menyerupai kapsul dengan tangkai yang pendek. Bentuknya silindris bersudut 3. Buah ini mengeluarkan aroma jika kering.

Bunga vanili mempunyai putik yang bersatu dengan benang sari. Saat bunga masih kuncup, mahkota terbungkus oleh kelopak. Dua helai mahkota mempunyai bentuk yang sama, sedangkan bentuk lainnya berbeda yang bermodifikasi menjadi bentuk terompet.
Buah yang masak berbiji 1. Satu buah terdiri dari beribu-ribu, bahkan bermilyar-milyar biji. Biji vanilla tidak mempunyai lembaga. Bagian yang terlihat adalah protocorm, yaitu sel yang tidak dapat dibedakan antara akar, tunas dan batangnya. Protocorm merupakan jaringan, tetapi dapat tumbuh sebagai kecambah apabila ditanam pada media yang cocok.

  1. Varietas Unggul dalam vanili
    Hanya da 3 jenis vanili yang mempunyai nilai ekonomis, yaitu sebagai berikut:
    a. Vanilla Planifolia Andrews: merupakan vanili terbaik dan paling banyak ditanaman di dunia.
    b. Vanilla Tahitensis: JW. Moore: merupaka jenis terkecil, serta banyak terdapat di Tahiti dan Karibia.
    c. Vanilla Pompana Schiede: Banyak terdapat di Amerika Tengah, Amerika Utara dan Amerika Selatan.
    tak terbatas yang keluar dari ketiak daun dan jarang bercabang. Mekarnya bunga dimulai dari pangkal sampai ke ujung. Umumnya yang mekar hanya 1-3 bunga setiap hari. Tangkai tandan kekar dan arah pertumbuhannya melengkung. Ukuran bunga besar. Bunganya berlapis lilin, ada yang beraroma dan ada yang tidak. Warnanya hijau kekuning-kuningan dengan diameter sekitar 10cm. Tangkai bungan sangat pendek. Bunga memeiliki 3 kelopak yang bentuknya hampir sama. Kelopak atas disebut Dorsalis, dan kedua kelopak lainnya disebut kelopak Lateralis. Selain kelopak, ada 3 mahkota.
    Buah vanili menyerupai kapsul dengan tangkai yang pendek. Bentuknya silindris bersudut 3. Buah ini mengeluarkan aroma jika kering.

Bunga vanili mempunyai putik yang bersatu dengan benang sari. Saat bunga masih kuncup, mahkota terbungkus oleh kelopak. Dua helai mahkota mempunyai bentuk yang sama, sedangkan bentuk lainnya berbeda yang bermodifikasi menjadi bentuk terompet.
Buah yang masak berbiji 1. Satu buah terdiri dari beribu-ribu, bahkan bermilyar-milyar biji. Biji vanilla tidak mempunyai lembaga. Bagian yang terlihat adalah protocorm, yaitu sel yang tidak dapat dibedakan antara akar, tunas dan batangnya. Protocorm merupakan jaringan, tetapi dapat tumbuh sebagai kecambah apabila ditanam pada media yang cocok.

  1. Varietas Unggul dalam vanili
    Hanya da 3 jenis vanili yang mempunyai nilai ekonomis, yaitu sebagai berikut:
    a. Vanilla Planifolia Andrews: merupakan vanili terbaik dan paling banyak ditanaman di dunia.
    b. Vanilla Tahitensis: JW. Moore: merupaka jenis terkecil, serta banyak terdapat di Tahiti dan Karibia.
    c. Vanilla Pompana Schiede: Banyak terdapat di Amerika Tengah, Amerika Utara dan Amerika Selatan.
Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *