Pengelolaan Limbah Ternak Sapi

instalasi bio gas skala rumah tangga - litbang mmc
instalasi bio gas skala rumah tangga – litbang mmc

Disamping menghasilkan produk utama berupa daging, usaha peternakan juga menghasilkan produk sampingan berupa limbah kotoran ternak (feses). Setiap harinya, seekor sapi menghasilkan kotoran 10 sd 15 kg. Pada peternakan skala kecil mungkin saja hal ini tidak begitu berpengaruh, karena jumlahnya yang sedikit. Akan tetapi pada usaha peternakan sapi skala besar, limbah / kotoran ini dapat menimbulkan masalah bagi pelestarian lingkungan bila tidak ditangani dengan benar. Selain itu apabila berdekatan dengan pemukiman, akan menimbulkan dampak/masalah sosial.

Secara umum dilakukan, limbah ternak dapat diolah untuk dijadikan kompos dan sebagai bahan baku biogas. Dengan adanya pengolahan limbah ternak ini, selain dapat mengatasi masalah lingkungan juga dapat memberikan nilai tambah bagi peternak karena mempunyai nilai ekonomis.

Pengelolaan Kotoran Sapi jadi Bio Gas

Potensi ekonomis Biogas adalah sangat besar, hal tersebut mengingat bahwa 1 m3 biogas dapat digunakan setara dengan
0,62 liter minyak tanah. Di samping itu pupuk organik yang
dihasilkan dari proses produksi biogas sudah tentu mempunyai
nilai ekonomis yang tidak kecil pula.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *