Pemupukan dan Pemeliharaah Tanaman Bayam

PEMUPUKAN DAN PEMELIHARAAN TANAMAN BAYAM

budidaya bayam
budidaya bayam

Pemupukan.

Pupuk dasar diberikan saat olah tanah sebelum menghaluskan permukaan. Pupuk dasar , berupa pupuk kandang dengan dosis 10 ton / Ha atau pupuk kompos hasil fermentasi dengan dosis 5 ton/Ha.

Selain pupuk dasar berupa pupuk kandang, tanaman Bayam juga perlu  pupuk susulan berupa pupuk unorganik dan pupuk organik. Waktu pemupukan susulan pupuk organik yaitu pada umur 1, 3, 5, 7 minggu sedangkan pemupukan unorganik pada umur  2  minggu setelah pindah tanam.

PUPUK ORGANIK

agritech dan hortech
agritech dan hortech

1.Saat umur 1 dan 3 minggu dilakukan Penyemprotan AGRITECH  ke tanaman dengan dosis 3 tutup / tangki isi 14 liter  dan HORTECH 1 tutup / tangki isi 14 liter.

2.Pada umur 5 dan 7 minggu tanaman disemprot dengan AGRITECH dosis 5 tutup / tanki isi 14 liter dan HORTECH dosis 1-2 tutup / tangki isi 14 liter.

PUPUK  UNORGANIK

1.Saat tanaman di kebun berumur 2 minggu tanaman mulai diberi pupuk unorganik. Pupuk diletakkan di sekeliling tanaman sejauh 5 cm sebanyak 3 gr tiap tanaman .

2.Tiap 1 Ha lahan membutuhkan 150 kg Urea. Sebelum dilakukan pemupukan, pupuk dicampur dengan MOSA GOLD. Tiap 1 botol MOSA GOLD 500 gr dicampurkan pupuk 15 kg untuk lahan seluas 1000 m2,  atau 10 botol MOSA GOLD 500 gr dicampurkan pupuk unorganik 150 kg untuk 1 Ha.

Pemeliharaan.

Pada musim kemarau atau di lahan kurang air perlu penyiraman tanaman. Penyiraman ini dilakukan dari awal sampai panen.

Jika pertumbuhan rumput mengganggu tanaman budidaya Bayam maka perlu dilakukan  penyiangan. Pada saat penyiangan gulma sekaligus dilakukan penggemburan bedengan agar pertumbuhan tanaman budidaya lebih bagus.

  1. Pengendalian Organisme Penggangu Tanaman (OPT)

1.Tanaman Bayam sering diserang hama ulat dan belalang.

Pengendalian hama ulat dilakukan dengan penggunaan agens hayati MOSA BN  dengan bahan aktif jamur Beauveria bassiana dan Nomuraea rileyi. Jamur ini bersifat entomopathogenik terhadap hama ulat Plutella.

 Aplikasi MOSA BN dilakukan pada sore hari. MOSA BN 30 gr dilarutkan dengan air untuk  tangki ukuran 14 liter air. Penyemprotan diarahkan ke tubuh hama dengan tujuan agar segera terjadi infeksi pada tubuh hama.

Dosis untuk 1000 mdiperlukan MOSA BN 1 sachet isi 100 gr.

2.Penyakit disebabkan jamur dan bakteri.

Penyakit yang disebabkan karena jamur dan bakteri dikendakan dangan BIO SPF dengan bahan aktif bakteri Pseudomonas fluorescent . Satu sendok  (10 gr)  BIO SPF dilarutkan dalam 1 lier air untuk merendam benih selama 2  jam.

Selanjutnya aplikasi dilakukan saat tanaman berumur 2 minggu dengan penyiraman / kocor pada pangkal batang. Satu sendok (10 gr) BIO SPF dicampur dengan 20 liter air dan dikocorkan pada pangkal batang untuk 150 tanaman. Satu sachet BIO SPF berisi 100 gr digunakan untuk tanaman seluas 1000 m2 atau tanaman kobis sebanyak 1500 tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *