pedoman budidaya

Hama Penggerek buah kopi (Stephanoderes hampei / Hypothenemus hampei)

Nama Umum :

Penggerek buah kopi / coffee berry borer / (PBKo)

Nama Hama :

Hypothenemus (= Stephanoderes) hampei (Ferr.) (COLEOPTERA: Curculionidae), Hypothenemus hampei Ferrari (Coleoptera: Scolytidae)

Gejala & Deskripsi :

Penggerek buah kopi berupa kumbang berukuran 0,7 – 1,7 mm.

berwarna hitam,prothoraks kemerahan,panjang tubuh betina 2,5 mm,jantan 1,6 mm. betina hidup selama 55 hari (maksimum 90 hari), telur yang dihasilkan 70 butir.
Badannya bulat dengan kepala penggerek buah kopi hypotenemus hampei coffee
penggerek buah kopi hypotenemus hampei coffee berbentuk segi tiga yang diutupi oleh rambut halus. Gejala serangan yaitu terdapat lubang gerekan pada biji kopi yang sudah cukup keras.

Kumbang betina menggerek ke dalam biji kopi dan bertelur sebanyak 30-50 butir;  Stadium telur 5-6 hari. Larva yang menetas akan menggerek biji kopi. Pupa ditemukan di dalam biji; Stadium pupa 4-6 hari. Dewasa (kumbang) keluar dari kepompong; jantan dan betina kawin dalam buah kopi. Imago betina: berwarna cokelat kehitaman, pronotum menutupi kepala, pronotum dan elytra ditutupi rambut; terbang dari pagi hingga sore hari. Imago jantan: tidak bersayap; menetap dalam buah sepanjang hidupnya.

Pengendalian :

  • Pengendalian dengan cara mekanis yaitu dengan melakukan :
  • Rempesan : memetik buah kopi hingga bersih termasuk buah yang masih muda.
  • Lelesan : mengambil buah yang jatuh karena terserang hama atau karena pemetikan.
  • Petik bubuk : pengambilan buah kopi yang berlubang bersamaan dengan pemangkasan.
  • Pengendalian dengan cara Hayati yakni menggunakan TOP BN / MOSA BN . Pestisida hayati berbahan aktif Beauveria bassiana dan Noumurea rileyi.2 sendok makan pertangki 15 liter
  • Pengendalian lain secara biologis dengan musuh alami ;Parasitoid Prorops nasuta (Bethilidae), Cephalonomia stephanoderis (Bethilidae), Heteropsilus coffeicola (Braconidae)

Budidaya Nanas, Bag I – Teknis Budidaya Nanas (Ananas comosus (L) Merr)

Teknis Budidaya Nanas (Ananas comosus (L) Merr)

I.Syarat Tumbuh.

Nanas cocok ditanam di ketinggian 800-1200 m dpl. Pertumbuhan optimum tanaman nanas antara 100 – 700 m dpl.

Derajat keasaman tanah yang cocok untuk budidaya nanasadalah pH 4,5-6,5. Tanah yang kaya kapur, pH > 6,5) menyebabkan tanaman menjadi kerdil dan klorosis. Sedangkan tanah masam, pH < 4,5 atau lebih rendah mengakibatkan penurunan unsur Fosfor, Kalium, Belerang, Kalsium, Magnesium, dan Molibdinum. (lebih…)

budidaya penggemukan sapi berpotensi hasil tinggi dengan penambahan vitamin ternak….

Penggemukan SapiSapi Limousine - peternakan penggemukan sapi milik Pak H Toyo S Dipo

Beberapa faktor teknis yang menetukan dalam nilai ekonomis usaha penggemukan sapi potong yaitu bangsa, jenis kelamin, umur, bobot badan dan kondisi awal, dan pemberian
pakan. Bangsa sapi bakalan yang digunakan dalam penggemukan ikut menentukan keuntungan atau keberhasilan terkait dengan pencapaian pertambahan bobot badan yang optimal. Jenis kelamin ternak merupakan faktor yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan sapi bakalan. (lebih…)

Penyakit Layu Bakkteri/Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F.Sm.) pada Cabai.

hama penyakit pada cabai - penyakit busuk bakteri pada cabai
hama penyakit pada cabai – penyakit busuk bakteri pada cabai

Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F.Sm.) pada Cabai.

Nama Penyakit : Penyakit Layu Bakkteri pada Cabai (Capsicum frutescens/ Capsicum annuum)

Morfologi Patogen:

Penyakit disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F. Sm. (lebih…)

meningkatkan produktivitas kambing/domba dengan komboran dan pakan fermentasi….

Komboran & Pakan Model Fermentasi

analisa usaha ternak kambing untuk 100 ekor selama 100 hari
Dengan Vittoterna, secara ekonomis mampu meningkatkan nilai keuntungan

VITTOTERNA memiliki kandungan nutrisi komplek yang sangat cocok untuk membantu pertumbuhan kambing supaya dapat tumbuh dengan sehat . Dengan kemampuan memperbaiki sistem pencernaan dan menambah nutrisi pakan, maka kambing dapat tumbuh dengan bobot yang lebih maksimal karena penyerapan pakan menjadi lebih sempurna. (lebih…)

Hama dan Penyakit utama pada tanaman kelapa Sawit

Sebagian besar hama yang menyerang adalah golongan insekta atau serangga. Sedangkan penyakit yang menyerang tanaman sawit umumnya disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus. (lebih…)

Memahami Zat Perangsang Tumbuh bagi Produktifitas Padi

padi dengan jumlah anakan dan bulir yang banyak serta bernas menjadi keinginan petani kita
Padi dengan jumlah anakan dan bulir yang banyak serta bernas menjadi keinginan petani kita

Sangat sering terjadi ketika petani menghendaki padi tumbuh dengan anakan yang banyak justru yang terjadi anakan sedikit, menghendaki daun lebat tetapi yang terjadi daun kecil dan cepat berbunga, menghendaki berbunga tetapi malah daunnya yang tumbuh lebat. Tanaman seringkali tidak tumbuh ideal, bahkan periode fase pertumbuhannya terganggu meskipun cukup pupuk didalam tanah. (lebih…)

cara aplikasi pemupukan tanaman lada dengan teknologi organik mmc

Istilah Pembuahan I (yang
berbuah adalah cabang-cabang
bawah), yaitu setelah
pengikatan pucuk jangan
dipupuk dahulu, menunggu daun
sudah kuning /tua langsung
dipupuk NPK ± 0,25kg/ batang +
MOSA GOLD 1-2 sdm per
batang dengan cara ditabur atau
dikocor. (lebih…)

Tujuan dan Macam-macam perempelan pada cabai keriting

Perempelan daun bisa jadi tidak dilakukan, seperti pilihan petani cabai mitra MMC di Jabar. Hal ini  karena tercukupi oleh  nutrisi yang diberikan dari penggunaan AGRITECH, HORTECH dan MOSA GOLD.

Sebagian petani cabai lebih memilih tidak melalukan perempelan sama sekali, karena berpijak bahwa secara alami daun-daun yang telah tua akan berguguran dengan sendirinya. (lebih…)

Modul Budidaya Jambu Biji

cover Modul budidaya jambu biji dengan teknologi mmc - edisi I sepetember 2016
Jambu biji punya beragam jenis, dari jambu biji lokal, jambu sukun sampai jambu kristal yang dikembangkan dari persilangan beberapa jenis jambu biji.  Di daerah Jawa tengah, terutama di kendal ada jenis jambu getas merah yang produksinya telah merambah bangsa nasiononal sampai global. (lebih…)

Panduan Budidaya Kopi Coffea sp

budidaya kopi robusta agribisnis kopi

Tanaman  Kopi  berasal  dari benua Afrika, tepatnya dari propinsi Kaffa, Etiopia.Tanaman kopi pertama kali diperkenalkan di Indonesia tahun 1696 – 1699 oleh VOC. (lebih…)

Teknis Budidaya Kacang Panjang

Teknis Budidaya Kacang Panjang

daftar isi [lihat]

Kacang Panjang
Kacang Panjang

Kacang panjang dapat dibudidayakan di mana saja. Baik di lahan dataran tinggi maupun dataran rendah. Bahkan kacang panjang bisa dibudidayakan di lahan sempit pekarangan rumah atau dalam polybag ukuran besar (30 cm) . Namun agar bisa tumbuh maksimal, kacang panjang tumbuh baik pada tanah latosol atau lempung berpasir, subur, mengandung bahan organik tinggi dan drainasenya baik, pH 5,5 – 6,5 ,suhu antara 20 – 30oc  ,iklim kering, curah hujan antara 600 – 1.500 mm/tahun.

Pemilihan benih kacang panjang

  1. Benih yang digunakan adalah yang murni, bernas/kusam ,daya tumbuh diatas 85% , tidak mengandung wabah hama dan penyakit .
  2. Keperluan benih per Ha : 15 -20 kg
  3. Benih langsung ditanam pada lubang tanam dengan cara ditugal .

Olah Tanah persiapan lahan

Memulai pengolahan tanah untuk budidaya kacang panjang pada lahan tegalan

  1. Lahan dicangkul / dibajak hingga tanah menjadi gembur
  2. Buat bedengan dengan ukuran 60 – 80cm, jarak antara bedengan 30cm, tinggi 30cm, panjang disesuaikan
  3. Jika pH tanah kurang dari 5,5 dilakukan pengapuran dengan dolomite sebanyak 1 – 2ton/Ha atau 1 – 2 kuintal / 1000m2 dan dicampur merata dengan tanah pada lapisan olah tanah kurang lebih  sampai kedalaman 30 cm.

Penanaman

Berikut ini tahap-tahap persiapan bibit dan penanaman kacang panjang ;

  1. Jarak lubang tanam 20 x 50 cm , 30 x 40 cm
  2. Waktu tanam yang baik adalah awal musim hujan / awal musim kemarau, namun jika pengairan cukup bisa sepanjang musim.
  3. Buat larutan perendaman benih dengan jumlah disesuaikan jumlah benih. Larutan perendaman berupa air dicampur HORTECH dengan dosis 1 tutup/liter air. Untuk lebih baik lagi, agar memberikan imunisasi terhadap penyakit bisa ditambahkan BIO-SPF dengan dosis 1 sendok makan/1 liter air.
  4. Benih direndam selama 30 menit lalu ditiriskan.
  5. Benih dimasukkan kelubang tanam sebanyak 2 biji, dan ditutup tanah halus tipis tipis
  6. Benih yang tidak tumbuh disulam pada hari ke-5 setelah tanam

Pemupukan

Aplikasi pemupukan untuk memaksimalkan panen kacang panjang Pupuk NPK , dosis per Ha :

  • Pupuk Dasar ; Urea 50 kg +  TSP   75kg + KCL   25kg ,atau disesuaikan rekomendasi daerah setempat. Pupuk dasar ini ditambah dengan MOSA GOLD sebanyak 1 botol per 1000m2
  • Umur 45 hari ; Urea 50kg + TSP   25kg + KCL   75kg, atau disesuaikan rekomendasi daerah setempat.
  • Pupuk diberikan didalam lubang pupuk yang terletak disebelah lubang tanam .
  • Pupuk MOSA GOLD sebanyak 1 botol , 500gr dicampurkan pada pupuk NPK secara merata saat pupuk dasar, untuk luas 1000m2
  • Pupuk Organik Cair AGRITECH dan Hormon Organik HORTECH disemprotkan / disiram pada tanaman umur;

– 2 minggu :    1 tutup HORTECH /tangki 14ltr

– 10 tutup AGRITECH /tangki 14ltr

– 4 minggu :    1 tutup HORTECH /tangki 14ltr

– 14 tutup AGRITECH /tangki 14ltr

– 6 minggu :   1 tutup HORTECH /tangki 14ltr

– 14 tutup AGRITECH /tangki 14ltr

Pemasangan Tiang Tajar/lenjer

Setelah pemupukan susulan, pasang tajar dari bambu pada setiap bedengan karena kacang panjang sudah mulai membelit.

pemasangan tajar pada kacang panjang
Contoh pemasangan tajar pada kacang panjang

Tajar ini biasanya dibuat dari bambu sepanjang 2 meter dengan lebar kira-kira 2 cm. Cara memasang lenjeran adalah dengan menancapkan satu lenjeran sedalam 10-15 cm di sekitar tanaman.
Satu lenjeran untuk satu tanaman. Setelah lenjeran ditancapkan, gabungkan 4 lenjeran yang saling berdekatan pada ujung bagian atasnya, kemudian diikat. Lakukan seterusnya pada setiap 4 lenjeran.

Penyiangan

Penyiangan pada budidaya kacang panjang Penyiangan dilakukan pada waktu tanaman berumur 2 – 3 minggu setelah tanam,tergantung pertumbuhan rumput.Penyiangan dengan cara mencabut rumput atau dengan alat koret.

Pemangkasan

Perlunya Pemangkasan menjelang berbunga Kacang panjang menjelang berbunga yang terlalu rimbun perlu dipangkas daun maupun ujung batang. Dengan pemangkasan, bunga yang muncul diharapkan akan lebih banyak.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian OPT  (organisme Penggangu Tanaman) Pengendalian OPT pada kacang panjang dilakukan sesuai dengan jenis Organisme Pengganggunya

Gejala : daun berlubang, ukuran tidak pasti, serangan berat pada musim kemarau.Bisa juga menyerang polong.

Pengendalian : 1) Rotasi tanaman, menjaga kebersihan kebun. 2) Semprot TOP BN (MOSA BN) 30gr /tangki 15ltr . Dosis 100gr TOP BN (MOSA BN) /1000m2. Lihat : Cara kerja TOP BN (MOSA BN)

Gejala : Tanaman layu secara mendadak,serangan berat banyak tanaman yang mati.

Pengendalian : 1) Rotasi tanaman, 2) SUPER GLIO (MOSA GLIO) 100 gr dicampur pupuk kompos yang jadi, ditabur pada lubang tanam sebelum tanam benih. Lihat : Cara kerja SUPER GLIO (MOSA GLIO)

Gejala : Daun keriting, tumbuh terlambat karna hama menghisap cairan sel. Aphis bergerombol dipucuk daun atau buah.

Pengendalian : 1) Rotasi tanaman dengan tanaman beda Family, 2) Semprot dengan TOP BN (MOSA BN) dengan  Konsentrasi 30gr /tangki 14 liter, 3) Semprot dengan TOP BN (MOSA BN) dengan dosis 1 sachet 100gr /1000m2.

Saatnya panen

Budidaya kacang panjang sudah siap dipanen setelah 45-50 hari. Buah yang siap dipanen berwarna hijau keputihan. Cara panen dilakukan dengan cara dipetik, biasanya periode panen kacang panjang dalam satu kali siklus budidaya sebanyak 15-18 kali. Hasil produksi kacang panjang bergantung pada banyak variabel, diantaranya jenis varieatas tanaman, mutu benih dan pemeliharaan. Budidaya kacang panjang yang baik menghasilkan panen lebih dari 35 ton per hektar. Cara memetik buah saat panen menentukan produktivitas panen berikutnya. Ada dua cara untuk memetik buah kacang panjang. Pertama, mematahkan tangkai buah ke arah yang berlawanan dengan lekukan buah yang menempel pada buah. Kedua dengan cara memutar buah hingga terlepas dari tangkainya. Kedua cara tersebut bisa menghindarkan kerusakan pada bunga atau buah yang belum siap panen. Demikian semoga bermanfaat. Sumber : litbang agrokompleks MMC

Hama Penyakit pada Budidaya Kopi

Hama Penggerek buah kopi (Stephanoderes hampei / Hypothenemus hampei)

penggerek buah kopi hypotenemus hampei coffee
penggerek buah kopi hypotenemus hampei coffee

Penggerek buah kopi berupa kumbang berukuran 0,7 – 1,7 mm. (lebih…)

Modul Budidaya Kopi dengan Teknologi Organik MMC

 

modul budidaya kopi dengan teknologi mmc - edisi I april 2017
Indonesia menempati rangking 3 penghasil kopi dunia.  Tetapi, kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan terkait dengan sejarah perjuangan rakyat Indonesia. karena letak geografisnya Indonesia pernah menjadi perebutan lahan untuk mengembangkan perkebunan kopi. Saat ini kopi tetap menjadi salah satu komoditi unggulan nasional maupun global. (lebih…)

Panduan Teknis Budidaya Jambu Kristal (Psidium guajava L)

jambu biji, jambu kristal, budidaya jambu biji, budidaya jambu kristal, jambu kristal, budidaya jambu, guava, pseudeum guava, jambu biji kristal pohon jambu, buah jambu, buah jambu biji

Jambu biji merupakan tanaman tropis berasal dari Brazil, Amerika Tengah. Bisa tumbuh dengan baik di daerah Subtropis.  Budidaya jambu biji kristal akan berhasil dengan baik apabila  syarat tumbuh terpenuhi. (lebih…)

Hama dan Penyakit pada Budidaya Jambu Biji

Hama Uret / Gayas (Lepidiota stigma)

 Uret pemakan akar, embug, gayas, hama gayas,Hama uret menyerang berbagai tanaman pada lahan tanah  berpasir / gravel.

(lebih…)

Teknologi Karya anak negeri untuk ibu pertiwi

Visit Us On PinterestVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Google PlusCheck Our FeedVisit Us On Twitter