Pedoman Budidaya kacang Tanah (Arachi hypogaea L.)

daftar isi

bercocok tanam kacang tanah, pedoman budidaya kacang tanah, budidaya kacang tanah, pemupukan kacang tanah, penyakit pada kacang tanah, hama pada kacang tanah, peningkatan produksi kacang tanah
Kacang tanah mulai panen ± 3 bulan

Kacang tanah cocok dikembangkan sebagai tanaman sela. Selain dimanfaatkan polongnya, daun kacang tanah juga dapat menjadi bahan pakan ternak dan bahan kompos berkualitas karena adanya mikroorganisme yang bersimbiosis di perakaran kacang tanah yang mampu menambatkan unsur N dari udara. Kacang tanah termasuk jenis leguminoceae. Perakaran kacang tanah banyak, dalam dan berbintil. Panjang akarnya ada yang mencapai 2 meter. Daun kacang beranak empat helai daun. Setelah terjadi penyerbukan, ginofor akan tumbuh dari dasar bunga.

Ginofor akan terus tumbuh secara geotropisme (menuju tanah). Setelah menembus tanah dan mencapai kedalaman 2-7 cm, ginofor tumbuh mendatar, membengkak dan membentuk polong. Panjang ginofor tergantung pada letak/jarak bunga dengan permukaan tanah. Biasanya jika panjangnya lebih dari 15 cm, ginofor akan berhenti tumbuh.

Kacang tanah cocok ditanam pada lahan dengan ketinggian 10 m – 800 m dpl. Namun paling ideal ditanam pada ketinggian 500m dpl. Kacang tanah menghendaki cukup air tetapi tidak ada genangan air.

Kacang tanah biasa digunakan sebagai tanaman sela, yakni ditanam di lahan sawah pada  musim kemarau setelah padi,sedangkan di lahan kering (tegalan ) kacang tanah umumnya ditanam di musim hujan.

Meskipun kacang tanah toleran terhadap kering dan tanah macam (pH tanah 4,5), kondisi tersebut akan berpengaruh pada banyaknya polong yang terisi. Untuk pembentukan polong, diperlukan kalsium. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan kalsium yang cukup di sekitar tanaman.


Persiapan Benih

Jenis tanaman yang ada di Indonesia ada 2 (dua) tipe, yaitu tipe tegak dan tipe menjalar.Tipe tegak adalah jenis kacang yang tumbuh lurus atau sedikit miring keatas, buahnya terdapat pada ruas-ruas dekat rumpun. Umumnya pendek (genjah) dan kemasakan buahnya serempak. Sementara itu, kacang tanah tipe menjalar adalah jenis yang tumbuh ke arah samping, batang utama berukuran panjang, buah terdapat pada ruas-ruas yang berdekatan dengan tanah, dan umumnya berumur panjang.

Varietas yang paling lama dikenal adalah Gajah dan Banteng. Beberapa varietas yang saat ini banyak ditanam antara lain Kelinci, Jerapah, Anoa, Tapir, Panter, Kacang Garuda Tiga dan Kacang Garuda Dua.

Varietas kacang tanah di Indonesia yang terkenal, yaitu:

– Kacang Brul, berumur pendek (3-4 bulan).

– Kacang Cina, berumur panjang (6-8 bulan).

– Kacang Holle, merupakan tipe campuran hasil persilangan antara varietas varietas yang ada.

Untuk keperluan benih, kacang disimpan dalam bentuk polong kering agar tidak rusak. Pada saat akan ditanam barulah polong dikupas dan bijinya digunakan untuk benih. Agar awet, benih tersebut sebaiknya tersimpan dalam kaleng kering dan tertutup rapat. Benih kacang tanah tidak memiliki dormansi sehingga mudah tumbuh jika terlambat dipanen.

Persiapan  ;

  • Kebutuhan benih untuk kacang tanah berkisar 90 sd 140 kg per hektar atau 100 sd 150 kg dalam bentuk polong kering.
  • Kupas polong menjelang tanam agar tidak rusak secara fisik.
  • Gunakan benih yang utuh, tidak rusak atau terbelah. Kulit benih mengkilap, tidak keriput dan cacat. Kadar air benih berkisar 9-12 %.
  • Pastikan benih terbebas dari serangan hama dan cendawan.
  • Lakukan perlakukan perendendaman benih dengan BIO-SPF. Caranya, buat larutan BIO SPF 10gr ( 1 sendok) dicampur air 1 liter digunakan untuk merendam benih selama ± 1 jam.

“Perendaman benih dengan BIO-SPF ini berfungsi akan memberikan kekebalan secara sistemik kepada tanaman kacang tanah semenjak dini sehingga tanaman dimungkinkan lebih kebal terhadap serangan berbagai macam penyakit ”


Penyiapan Lahan

Pengukuran luas lahan sangat berguna untuk mengetahui berapa jumlah benih yang dibutuhkan. Kondisi lahan yang terpilih harus disesuaikan dengan persyaratan tanaman kacang tanah.

Pembukaan lahan

Pembukaan lahan pada intinya merupakan pembersihan lahan dari segala macam gulma (tumbuhan pengganggu) dan akar-akar pertanaman sebelumnya. Tujuan pembersihan lahan untuk memudahkan perakaran tanaman berkembang dan menghilangkan tumbuhan inang bagi hama dan penyakit yang mungkin ada.

Lahan bekas tanaman padi tidak perlu diolah ( tanpa olah tanah = TOT ), namun jerami padi perlu dipotong pendek .

Pembajakan

Pembajakan dilakukan dengan hewan ternak, seperti kerbau, sapi, atau pun dengan mesin traktor. Pencangkulan dilakukan pada sisi-sisi yang sulit dijangkau oleh alat bajak dan alat garu sampai tanah siap untuk ditanami.

Pembuatan drainase

Dibuat saluran drainase / irigasi dengan kedalaman 25 – 30 cm , lebar 20 cm tiap hamparan 3  –  4 m. Saluran ini berfungsi untuk mengurangi kelebihan air bila lahan terlalu becek, dan sebagai saluran irigasi saat perlu tambahan air.

Pembentukan Bedengan

Budidaya Melon - pembuatan bedengan
Budidaya Kacang Tanah – pembuatan bedengan

Untuk memudahkan pengaturan penanaman dilakukan pembedengan sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan, yaitu untuk lereng agak curam jarak tanam cukup 0,5 m dan untuk lahan yang tidak begitu miring bisa antara 30–40 meter.Sedangkan untuk tanah datar, luas bedengan adalah 10 – 20 meter atau 2 x 10 meter. Ketebalan bedengan antara 20–30 cm.

Pengapuran

Untuk menaikkan pH tanah, terutama pada lahan yang bersifat sangat masam, perlu dilakukan pengapuran. Dosis yang biasa digunakan untuk pengapuran pada saat pembajakan adalah 1-2,5 ton/ha dicampurkan dan diaduk hingga merata. Selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tanam.

Pemberian agens hayati Rhizobium

Pada lahan yang baru pertama kali ditanam kacang tanah, benihsachet rhizobium bio promotor 2 perlu dicampur dengan Rhizobium agar akar kacang tanah terdapat bintil akar yang mengandung Rhizobium yang berfungsi mengikat unsur N dari udara. Bila tidak ada Rhizobium dapat digunakan tanah bekas pertanaman kacang tanah lain atau lahan bekas kacang kedelai yang ditaburkan pada barisan tanam. Pemberian agens hayati ini sebaiknya berjeda dengan pengapuran.

Pemberian agens hayati MOSA GLIO / Superglio

Agar tanaman tidak terserang jamur tular tanah yang mengakibatkan layu pada tanaman kacang, lahan perlu diberi agens hayai MOSA GLIO/ Superglio. Agens hayati MOSA GLIO / Superglio ini mengandung bahan aktif Thricoderma sp dan Gliocladium sp yang akan mengendalikan jamur tular patogen penyebab penyakit pada tananam.

contoh aplikasi super glio untuk mengatasi penyakit akibat jamur
contoh aplikasi MOSA GLIO/super glio untuk mengatasi penyakit akibat jamur dengan cara dikocor di lahan

Caranya ; 1 sachet (100 gr ) MOSA GLIO / SUPER GLIO dicampur dengan 1 karung pupuk kandang atau ±25 kg kemudian diperam selama ±1 minggu. Campuran  dapat ditebar langsung di bedengan atau dicampur lagi dengan pupuk kandang. Tebarkan campuran secara merata di bedengan dan sebaiknya dilakukan pada sore hari. Sama seperti pemberian Agen hayati Rhizobium, sebaiknya berjeda dengan pengapuran.

Cara lain; 1 sachet MOSA GLIO / SUPER GLIO ini dicampur air bersih 100 sd 150 liter air, digunakan untuk mengocor lahan atau bedengan tanaman kacang tanah seluas 1.000m².


Penanaman

  • Penentuan Pola Tanam

Pola tanaman harus memperhatikan musim dan curah hujan. Pada tanah yang subur, benih kacang tanah ditanam dalam larikan dengan jarak tanam 40 x 15 cm atau 30 x 20 cm. Pada tanah yang kurang subur dapat ditanam lebih rapat yaitu 40 x 10 cm atau 20 x 20 cm.

  • Pembuatan Lubang Tanam

Lubang tanam dibuat sedalam 2 sd 3 cm dengan tugal dengan jarak seperti yang telah ditentukan di atas.

  • Cara Penanaman

Jumlah benih yang ditamankan per lubang tanam 2 – 3 biji.

Masukan benih satu atau dua butir ke dalam lubang tanam dengan tanah tipis. Waktu tanam yang paling baik dilahan kering adalah pada awal musim hujan, di lahan sawah dapat dilakukan pada bulan April-Juni (palawija I) atau bulan Juli-September (palawija II).

Sedangkan untuk lahan bukaan (seperti yang sudah disebutkan diatas), perlu terlebih dahulu dilakukan inokulasi rhizobium (benih dicampur dengan inokulan dengan dosis 4 gram/kg) kemudian benih langsung ditanam paling lambat 6 jam.


Penyulaman

Penyulaman dilakukan bila ada benih yang mati atau tidak tumbuh, untuk penyulaman waktunya lebih cepat lebih baik (setelah yang lain kelihatan tumbuh ± 3-7 hari setelah tanam).


Pembubuhan

Pembubunan dilakukan dengan cara mengumpulkan tanah di daerah barisan sehingga membentuk gundukan yang membentuk memanjang sepanjang barisan tanaman.


Pemupukan pada Budidaya Kacang Tanah

  • Pupuk NPK diberikan dalam alur 5 – 7 cm dibawah tanaman kemudian ditutup dengan tanah .
  • Pupuk diberikan saat tanaman berumur 10 -14 hari.
  • Kebutuhan pupuk Makro per Hektar yang dianjurkan adalah :

Urea         : 50 sd 90 kg

SP 36       : 50 sd 90 kg

KCl           : 40 sd 50 kg

Pupuk Organik pada Budidaya Kacang

  • Pupuk kandang dan budidaya kacang tanah organik

Pupuk kandang dapat diberikan bersamaan dengan tanam ditugal di samping lubang tanam. Dosis pupuk kandang 5 sd 10 ton/ Ha.

Apabila mengendaki budidaya kacang tanah organik, pupuk makro (NPK) ini dapat disubtitusi atau diganti dengan pupuk kandang atau pupuk kascing (kotoran cacing). Kebutuhan pupuk kandang untuk budidaya kacang tanah organik ini adalah minimal 20 ton per hektar.

  • Pupuk Organik Padat

Untuk memaksimalkan produksi kacang tanah, kebutuhan pupuk ini dapat dilengkapi dengan pupuk organik padat MOSA GOLD yang kaya akan unsur mikro. Kebutuhan pupuk MOSA GOLD ini sejumlah  10 botol untuk per 1 satu hektarnya.

Mosa Gold, harga mosa gold, aplikasi mosa gold, pupuk organik padat, pop mosa gold
Mosa Gold, pupuk organik padat

Catatan; Penggunaan MOSA GOLD ini memiliki kelebihan dapat bertahan lama ± 6 bulan di lahan dan memberikan nutrisi pada tanaman secara berangsur/berlahan, sehingga apabila di lahan tersebut pada periode tanam sebelumnya sudah diberi MOSA GOLD ( masih dalam jangka waktu 6 bulan), maka pemberian MOSA GOLD tidak perlu diberikan lagi.

  • Pupuk semprot & ZPT Organik

Untuk meningkatkan pertumbuhan dan bio massa tanaman kacang tanah, selain diberikan pupuk melalui tanah, juga dilakukan penyemprotan melalui daun. Penyemprotan ini dilakukan pada pagi hari yang berfungsi agar pupuk daun langsung terserap mulut daun/stomata saat membuka di pagi hari, sehingga penyerapan nutrisi melalui daun ini dapat berlangsung maksimal.

agritech dan hortech
agritech dan hortech

Penyemprotan ini dilakukan kira-kira 3 kali, yakni;

Penyemprotan ke-1, tanaman umur 2 minggu

HORTECH  : 1 tutup / tangki isi14 liter

& AGRITECH : 5 tutup / tangki isi14 liter

Penyemprotan ke-2, tanaman umur 4 minggu

HORTECH  : 1 tutup/tangki isi14 liter

& AGRITECH : 10 tutup / tangki isi14 leter

Penyemprotan ke-3, tanaman umur 6 minggu

HORTECH  : 1 tutup /tangki isi 14 liter

& AGRITECH : 10 tutup / tangki isi14 liter


Pengairan pada Budidaya Kacang Tanah

Tanaman kacang tanah sangat peka terhadap kekurangan air. Pengairan dilakukan agar tanah tetap lembab. Untuk menjaga kelembaban pada musim kemarau dapat diberikan mulsa dan pada saat tanaman berbunga tidak dilakukan penyiraman, karena dapat menggganggu penyerbukan.

Fase fase tanaman kacang tanah perlu dijaga ketersediaan airnya, yaitu;

  • Pada fase awal pertumbuhan.
  • Pada umur 15 -21 hari.
  • Saat berbunga 25 -35 hari.
  • Saat pengisian polongumur 55 -70 hari.

Pembersihan Gulma

Pembersihan Gulma atau Penyiangan pada budidaya kacang tanah dilakukan untuk menghindari hama dan penyakit tanaman. Juga agar tanaman yang ditanam tidak bersaing dengan tanaman liar (gulma).

Penyiangan perlu dilakukan yaitu saat umur 3 minggu, 7 minggu, 10 minggu. Jika menggunakan mulsa jerami, penyiangan cukup dilakukan sekali. Saat penyiangan sebaiknya sekaligus dilakukan pembumbunan.


Panen Pada Budidaya Kacang Tanah

Kacang tanah siap dipanen tergantung dari jenisnya yaitu umur pendek ± 3-4 bulan dan umur panjang ± 5-6 bulan.

budidaya kacang tanah siap panen
budidaya kacang tanah siap panen pada umur ± 90 sd 100 hari.

Adapun ciri-ciri kacang tanah sudah siap dipanen adalah ;

  1. Batang mulai mengeras.
  2. Daun menguning dan sebabian mulai berguguran, Polong sudah berisi penuh dan keras.
  3. Warna polong coklat kehitam-hitaman, polong telah mengeras, berwarna agak gelap, kulit polong berurat

Saat panen tidak boleh terlalu cepat karena banyak polong belum terisi. Bila panen ditinda maka banyak polong yang terlepas karena ginofor tidak kuat lagi setelah 10 – 12 minggu.

Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut bagian atas tanaman dipotong. lalu memetik polong (buahnya) terus bersihkan dan dijemur matahari, memilih (bila diperlukan untuk benih) dan dilakukan penyimp-anan. Untuk konsumsi bisa di pasarkan langsung atau bisa sebagai bahan berbagai jenis produk bumbu dan makanan. Jumlah produksi panen yang normal dalam satuan luas, misalnya untuk lahan seluas satu hektar produksi normal berkisar antara 1,5-2,5 ton polong kering.

Pasca panen

  • Kumpulkan brangkasan tanaman kacang tanah ditempat strategis.
  • Pilah-pilah polong yang tua dan polong yang muda untuk dipisahkan berdasarkan derajat ketuaannya, lalu seleksi polong yang rusak atau busuk untuk dibuang.
  • Apabila akan disimpan dalam bentuk polong kering, masukan polong kering kedalam karung goni atau kaleng tertutup rapat lalu disimpan digudang penyimpanan yang tempatnya kering.
  • Kupas polong kacang tanah kering dengan tangan atau alat pengupas kacang tanah. Jemur (keringkan) biji kacang tanah hingga berkadar air 9% lalu masukan ke dalam wadah.
  • Untuk mendapatkan polong saja, polong dilepas secara manual atau dengan mesing perontok khusus kacang tanah. Polong dicuci bersih dengan air mengalir.
  • Polong yang pecah, busuk, rusak dan biji berkecambah dibuang. Polong yang sudah bersih dikeringkan agar tidak terserang jamur Aspergillus sp. Polong yang sudah kering bila digunjang akan berbunyi dengan kadar air 12 – 14 %.

Lihat Juga : Hama dan Penyakit pada Budidaya Kacang Tanah


Kisah Sukses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *