Serangan hama thrips pada tanaman tomat..

Hama Thrips   Thrips parvispinus  Karny. (Thysanoptera: Thripidae ) Tanaman Inang :  Cabai, Tomat, Tembakau, Kacang Panjang, Timun, Kentang, Ubi Jalar, Kopi.

Gejala Serangan :

Thrips bersembunyi pada permukaan daun muda sebelah bawah. Daun berwarna keperakan dan daun mengkerut kearah atas. Serangan hama Thrips sangat terlihat pada pucuk daun. Biologi Hama :

Perkembangan Thrips yaitu dari telur, menjadi nimfa, dan imago/dewasa. Telur diletakkan pada mesophyll. Perkembangan dari telur ke nimfa memerlukan waktu 9 hari. Nimfa  berwarna kuning pucat. Dewasa / imago panjang tubuh 0,8 – 0,9 mm, berwarna kuning sampai coklat kehitaman, bersayap namun tidak bisa terbang. Serangan terberat hama Thrips adalah saat musim kemarau.

Cara Pengendalian : Melakukan pengamatan pada daun mudasecara rutin tiap 5 hari sekali pada 10 tanaman sampel. Pengendalian secara mekanis dengan memasang perangkap warna kuning sebanyak 4 sampai 5 perangkap untuk lahan seluas 1000 m2.

Pengendalian dengan agens hayati menggunakan MOSA BN dengan bahan aktif jamur Beauveria bassiana. Penyemprotan dilakukan sore hari dengan dosis 2,5 gram per liter atau 30 gram per tangki isi 14 liter air. Saat dicampur dengan air ditambahkan gula  2 sendok atau Molase.

Penyemprotan dengan insekisida Nabati/Botanik dengan bahan aktif Metilanol 100 g/l. Dosis penyemrotan 1 – 1,5 ml/l atau 10 ml /tangki 14 liter.

Pustaka : Kalshoven, LGE, 1981, Pest of Crops in Indonesia. Revised and translated by P.A. Van der Laan, University of Amsterdam. PT. Ichtiar Baru-Van Hoeve, Jakarta. 701 hal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *