Mencegah & Mengatasi Hama Kutu Gajah Pada Anggrek Dendobrium

orchidopillus aterrimus - 5458968

Kutu gajah / kumbang moncong orchidopillus aterrimus

Hama Kutu gajah pada Anggrek disebut juga kumbang moncong Orchidophillus aterrimus Wat. (Coleoptera: Curculionidae).  Kumbang ini biasa menyerang tanaman anggrek, terutama jenis Dendobrium. Kumbang betina makan dengan cara menggigit pangkal pucuk sambil meletakkan telur dalam jaringan sel titik tumbuh pucuk bulb yang masih dalam pertumbuhan vegetatif. Akibat gigitan tersebut, 2 hari kemudian pucuk layu. Setelah 7 hari pucuk menjadi kering dan gugur sehingga bulb menjadi gundul. Daun berlubang dan terdapat lubang gerek pada umbi semu. Gejala lanjut daun busuk.
Telur kumbang diletakkan dalam jaringan titik tumbuh pucuk bulb. Larva hidup dijaringan bulb serta memakan jaringan bulb sambil membuat liang korokan. Pupa terbungkus oleh sisa-sisa makanan dan berada di dalam bulb. Kumbang keluar dari bulb bagian bawah. awalnya kumbang berwarna coklat muda kelamaan akan berubah warna menjadi hitam.

Ciri dan gejala yang bisa diamati ;

 

 

Tanaman tidak sehat, daun layu, menguning dan rontok, dan Ada lubang kecil di batang

 

 

 

 

 

Jika dikupas batang berlubang besar di dalam batang

 

 

 

 

 

Ditemukan Larva (Kutu Gajah)

 

 

 

 

 

Ditemukan Kumbang (Kutu Gajah)

 

 


Bagaiamana cara pengatasinya?

Cara Mengatasinya

 

 

 

  1. Menggunakan TOP/Mosa BN secara berkala, 1 minggu sekali , semprotkan sore hari ke seluruh tanaman dan media untuk mencegah telur dan kumbang berkembang di tanaman

 

 

 

 

 

 

2. Menggunakan MOSA META untuk memutus siklus kutu gajah, semprot keseluruh media dan lingkungan (yg berbahan organik) / seresah dll.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *