Kutu Aphis gossypii Glov pada tanaman

Hama Kutu Aphis gossypii Glov.  (Hemiptera : Aphidoidea)

 Tanaman Inang :

 Cabai, Terung, Tomat, Semangka, Melon, Timun, Buncis, Kacang Panjang, Jeruk, Nilam, Rosella, Wijen, Kapas.

 Gejala Serangan :

Serangan Aphis gossypii  pada tanaman Jeruk.

Kutu menghisap cairan pucuk / tunas tanaman sehingga tanaman akan menjadi keriting. Pertumbuhan tanaman menjadi terhambat.

Biologi Hama :

 

Kutu Aphis gossypii menyerang berbagai macam tanaman dan sering ditemui di berbagai daerah. Namun tidak ditemui pada rumput dan tanaman tembakau.Di daerah tropis dataran rendah sangat cepat berkembang.

Kutu terdiri dari bermacam jenis warna yaitu hijau, hitam, coklat kekuningan. Kebanyakan tanpa sayap, namun saat dewasa  ada yang bersayap transparan ada yang tidak bersayap.

Selain merupakan hama juga berperan sebagai vektor menularkan penyakit lebih dari 50 virus tanaman

Cara Pengendalian :

Hama Aphis mempunyai musuh alami berupa cendawan Verticillium lecanii dan Beauveria bassiana. Sebagai predator musuh alami yaitu serangga dari Famili Coccinelidae, Syrphidae

Pengendalian dengan agens hayati menggunakan MOSA BN dengan bahan aktif jamur Beauveria bassiana. Penyemprotan dilakukan sore hari dengan dosis 2,5 gram per liter atau 30 gram per tangki isi 14 liter air. Saat dicampur dengan air ditambahkan gula  2 sendok atau Molase.

Penyemprotan dengan insekisida Nabati/Botanik dengan bahan aktif Metilanol 100 g/l. Dosis penyemrotan 1 – 1,5 ml/l atau 10 ml /tangki 14 liter.

Pustaka :

Kalshoven, LGE, 1981, Pest of Crops in Indonesia. Revised and translated by P.A. Van der Laan, University of Amsterdam. PT. Ichtiar Baru-Van Hoeve, Jakarta. 701 hal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *