Arsip Kategori: produk

Untuk saat ini produk pendukung kami mungkin belum lengkap sepenuhnya memenuhi tuntutan pelaku pertanian organik, tetapi dengan berjalannya waktu, Penelitian dan Pengembangan (R&D) terus menerus kami lakukan sehingga ke depan nanti kebutuhan akan produk pendukung secara relatif menyeluruh di sektor ini akan bisa terpenuhi.
Hasil melimpah, keuntungan tinggi disertai dengan kualitas kesehatan yang baik ( high yield, high profit, good health ) merupakan semangat kami, dan ketiga hal tersebut yang akan selalu kita tekankan untuk menunjang keselarasan.
Teknologi yang berhasil dikembangkan di bidang AGROKOMPLEKS meliputi :
– Pertanian; Pupuk organik (Cair dan Padat), Pembenah Tanah Organik, Hormon Tanaman (ZPT Organik), Pengendali Hama Penyakit Alami.
– Peternakan Suplemen Nutrisi Ternak dan Unggas.
– Perikanan Suplemen Nutrisi Ikan/Udang dan Pembenah – Lingkungan Kolam/Tambak.

Pengembangan aspek Subyek (Sumber Daya Manusia) dilakukan melalui pola networking sehingga bertahap diharapkan dapat meningkat di sisi pola pikir, mental, motivasi, keilmuan dan permodalan dengan cukup efektif, efisien dan cepa

Budidaya, Bag II – Budidaya Lengkeng.

. Budidaya Lengkeng.

1.Persiapan lahan.

Lahan dipilih sesuai syarat tumbuh tanaman Lengkeng. Lahan dibersihkan dari tunggul. Lubang tanam disiapkan dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm.

2.Jarak tanam Lengkeng.

Jarak tanam Lengkeng adalah 5 m x 6 m, dengan populasi per Ha : 330 tanaman.

  1. Penanaman.

Seminggu sebelum tanam, lubang tanam diberi campuran pupuk kandang (kotoran kambing) dan sekam.

Tanah, kotoran kambing, dan sekam dicampur merata dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Pada saat penanaman wadah bibit dari karung atau polybag disobek bagian bawah bukan dari samping agar media dan akar dari bibit tidak rusak atau pecah. Lanjutkan membaca Budidaya, Bag II – Budidaya Lengkeng.

Budidaya, Bag II – Budidaya Jambu Air Teknologi Organik MMC.

III. Budidaya Jambu Air.

1.Pengolahan Tanah.

Lahan dibersihkan dari tunggul dan tanaman besar yang mengganggu. Lahan dibajak atau dicangkul. Lubang tanam dibuat satu bulan sebelum datangnya musim penghujan dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm.

2.Jarak Tanam.

Jarak tanam jambu air adalah 8 m x 8 m. Populasi tanaman per Ha adalah 156 tanaman.

  1. Penanaman.

Lubang tanam yang sudah siap diisi dengan pupuk kandang 20 -30 kg per lubang tanam dan dicampur dengan tanah.Bibit okulasi dilepas polybagnya hati hati agar akar tidak putus.Penanaman bibit diletakkan pada lubang disesuaikan dengan besar bibit.

Penanaman dilakukan saat awal musim penghujan pada sore hari.

Selain ditanam di lahan, bibit jambu air bisa ditanam sebagai tabulampot dengan diameter pot minimal 50 cm. Media tabulampot adalh 1 bagian tanah, 1 bagian arang sekam dan 2 bagian pupuk kandang. Lanjutkan membaca Budidaya, Bag II – Budidaya Jambu Air Teknologi Organik MMC.

Budidaya, Bag I -Teknis Budidaya Kobis Krop, Bunga Kol, Brokoli.(Brassica oleracea)

Teknis Budidaya Kobis Krop,  Bunga Kol, Brokoli.(Brassica oleracea)

I. Syarat Tumbuh

  1. Kubis umumnya hanya baik ditanam di wilayah dengan ketinggian 800 > m dpl, yang optimum 1000 – 3000 m dpl. Walupun demikian ada beberapa jenis kobis yang bisa ditanam di daaran rendah.
  2. Suhu udara sekitar 20 o
  3. Tanah gembur, sedikit berpasir, banyak mengandung humus.
  4. Drainase baik sehingga tidak ada genangan air.
  5. pH tanah 6 – 7.
  6. Daerah yang banyakditanamikentangyaitu : Batu (Malang), Tengger, Tawangmangu, Wonosobo, Lembang, Pangalengan, Cipanas,

Lanjutkan membaca Budidaya, Bag I -Teknis Budidaya Kobis Krop, Bunga Kol, Brokoli.(Brassica oleracea)

Budidaya lengkeng, Bag I – Teknis Budidaya Lengkeng (Dimocarpus longan) teknologi organik mmc

Teknis Budidaya Lengkeng (Dimocarpus longan)

I.Syarat Tumbuh.

Tanaman Lengkeng berasal dari daerah Sub Tropis : India, Birma, Sri Lanka, China. Namun cocok ditanam di daerah Tropis.Tanaman ini  pembungaannya di ujung ranting dan bersifat biennal bearing, artinya setelah satu musim panenan tinggi  musim berikutnya panen rendah.

Tumbuh dan berbuah dengan bagus di daerah suhu dingin yaitu 150 – 22 0C selama 3 bulan, dan musim kemarau panjang yang panas, lembab dan basah. Ketinggian tempat 0 – 500 dpl.

Jenis tanah remah dengan solum tanah yang tebal. Apabila tanah kurang subur bisa diatasi dengan penambahan pupuk kandang, pupuk NPK dan pengapuran. Lanjutkan membaca Budidaya lengkeng, Bag I – Teknis Budidaya Lengkeng (Dimocarpus longan) teknologi organik mmc

Budidaya Nanas, Bag III – Pemeliharaan Tanaman Nanas Tinggi Hasil Dengan Teknologi Organik MMC

Pemeliharaan Tanaman Nanas

Penjarangan Dan Penyulaman

Penjarangan nanas tidak dilakukan karena tanaman nanas spesifik dan tidak berbentuk pohon. Kegiatan penyulaman nanas diperlukan, sebab ceding-ceding bibit nanas tidak tumbuh karena kesalahan teknis penanaman atau faktor bibit. Lanjutkan membaca Budidaya Nanas, Bag III – Pemeliharaan Tanaman Nanas Tinggi Hasil Dengan Teknologi Organik MMC

Unggul mengembangkan ternak kambing pedaging dengan pakan fermentasi…..

Pakan Model Fermentasi

analisa usaha ternak kambing untuk 100 ekor selama 100 hari
Dengan Vittoterna, secara ekonomis mampu meningkatkan nilai keuntungan

VITTOTERNA memiliki kandungan nutrisi komplek yang sangat cocok untuk membantu pertumbuhan kambing supaya dapat tumbuh dengan sehat . Dengan kemampuan memperbaiki sistem pencernaan dan menambah nutrisi pakan, maka kambing dapat tumbuh dengan bobot yang lebih maksimal karena penyerapan pakan menjadi lebih sempurna. Lanjutkan membaca Unggul mengembangkan ternak kambing pedaging dengan pakan fermentasi…..

budidaya penggemukan sapi berpotensi hasil tinggi dengan penambahan vitamin ternak….

Penggemukan SapiSapi Limousine - peternakan penggemukan sapi milik Pak H Toyo S Dipo

Beberapa faktor teknis yang menetukan dalam nilai ekonomis usaha penggemukan sapi potong yaitu bangsa, jenis kelamin, umur, bobot badan dan kondisi awal, dan pemberian
pakan. Bangsa sapi bakalan yang digunakan dalam penggemukan ikut menentukan keuntungan atau keberhasilan terkait dengan pencapaian pertambahan bobot badan yang optimal. Jenis kelamin ternak merupakan faktor yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan sapi bakalan. Lanjutkan membaca budidaya penggemukan sapi berpotensi hasil tinggi dengan penambahan vitamin ternak….

Penyakit Layu Bakkteri/Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F.Sm.) pada Cabai.

hama penyakit pada cabai - penyakit busuk bakteri pada cabai
hama penyakit pada cabai – penyakit busuk bakteri pada cabai

Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F.Sm.) pada Cabai.

Nama Penyakit : Penyakit Layu Bakkteri pada Cabai (Capsicum frutescens/ Capsicum annuum)

Morfologi Patogen:

Penyakit disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F. Sm. Lanjutkan membaca Penyakit Layu Bakkteri/Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F.Sm.) pada Cabai.

meningkatkan produktivitas kambing/domba dengan komboran dan pakan fermentasi….

Komboran & Pakan Model Fermentasi

analisa usaha ternak kambing untuk 100 ekor selama 100 hari
Dengan Vittoterna, secara ekonomis mampu meningkatkan nilai keuntungan

VITTOTERNA memiliki kandungan nutrisi komplek yang sangat cocok untuk membantu pertumbuhan kambing supaya dapat tumbuh dengan sehat . Dengan kemampuan memperbaiki sistem pencernaan dan menambah nutrisi pakan, maka kambing dapat tumbuh dengan bobot yang lebih maksimal karena penyerapan pakan menjadi lebih sempurna. Lanjutkan membaca meningkatkan produktivitas kambing/domba dengan komboran dan pakan fermentasi….

Agens Hayati MMC Untuk Peningkat Hasil Budidaya Ubi Jalar

Berapa kebutuhan pupuk dan pengendali hama-penyakit per Hektar?

Populasi per tanaman per hektar  ± 35.000 tanaman. Sehingga untuk memaksimalkan produksi dibutuhkan kira-kira, lihat gambar. Pupuk organik padat/ fermentasi pupuk kandang, 3 ton (3000 kg) Pupuk Makro NPK 250 kg Pupuk Organik padat MOSA GOLD 10 botol Pupuk Organik Cair, untuk penyemprotan AGRITECH 10 botol Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) Organik HORTECH 10 botol Agens Hayati BIO SPF 10 sachet Fungisida Organik SUPER GLIO 10 sachet