Budidaya Seledri, Bag IV – Panene dan Penanganan Pasca Panen Seledri

Panen seledri

Panen Seledri dilakukan saat tanaman berumur 2,5  bulan sejak pindah tanam.

Ciri ciri tanaman yang siap panen yaitu  daun seledri telah beranak – pinak dan menghasilkan tangkai daun cukup banyak, atau seledri potongan telah mencapai ketinggian tertentu.

Cara panen seledri relatife praktis, namun sangat beragam sesuai jenisnya. Seledri daun dipanen dengan cara memetik tangkai-tangkai daunnya saja secara periodik tiap 1-2 minggu sekali, atau mencabut seluruh rumpunnya.

Waktu panen paling baik adalah pada pagi atau sore hari. Panen pada siang hari/ terik dapat menyebabkan hasil panen cepat layu dan susut, sehingga kurang laku dipasaran.

Pada tanaman yang baik dapat menghasilkan sekitar 50 Ton seledri per hektar.

Penanganan pasca panen seledri

Hasil panen seledri  sangat mudah layu dan cepat susut karena berupa daun dan tangkai daun.. Oleh karna itu seusai panen harus segera dilakukan penanganan pascapanen yang tepat dan cepat.

Kegiatan pokok penanganan pascapanen seledri adalah sebagai berikut :

a.Pengumpulan hasil :

Kumpulkan hasil panen ditempat yang setrategis atau digudang pengumpulan hasil.

b.Seleksi dan sortasi

Pilih hasil panen yang baik saja dan pisahkan dari batang atau tangkai daun seledri yang rusak, cacat atau terserang hama dan penyakit.

c.Pencucian

Cuci seluruh hasil panen seledri dalam suatu tempat yang airnya mengalir atau disemprotkan hingga bersih dari kotoran ataupun residu pestisida.

d.Penirisan

Tiriskan hasil panen seledri yang telah dicuci  pada tempat atau rak-rak penirisan

e.Grading.

Pemilahan seledri berdasarkan grade / ukuran yang seragam, terutama berpedoman kepada mutu standar permintaan pasar.

f.Pengikatan

Ikat batang atau tangkai seledri menjadi ikatan- ikatan tertentu yang ukuran besarnya disesuaikan dengan segi kepraktisan dalam pengankutan dan permintaan pasar.

  1. Packaging.

Masukan ikatan-ikatan seledri kedalam wadah seperti karton atau dus.

h.Pengiriman.

Angkut hasil panen seledri kepasar atau tempat penjualan dengan menggunakan alat angkut yang praktis menurut keadaan dan situasi setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *