Budidaya Itik / Bebek – Bag I – Jenis-jenis Itik dan Pemilihan Bibit

budidaya bebek - bebek jombang -litbang agrokompleks mmc
budidaya bebek – jenis bebek peking dan lokal

Pemeliharaan, beternak bebek memang lebih mudah dibandingkan dengan beternak ayam. Di samping kegiatan yang dilakukan lebih sedikit, beternak bebek juga tidak  di jadwal vaksin yang harus dilakukan terhadap unggas.

Namun sebelum memulai budidaya itik/bebek, perlu dipertimbangkan dulu tujuan pemeliharaanya. Apakah ditujukan untuk produksi pedaging ataukah untuk produksi telurnya. Hal ini terkait dengan model pemeliharaan, jenis pakan sampai dengan aspek pemasarannya .

Pilih Bebek Pedaging atau Petelur?

Bebek Pedaging

Bibit bebekumur sehari (Day Old Duck/DOD) berasal dari indukan yang berkualitas dari peternak yang sudah dikenal reputasinya.

Untuk budidaya itik pedaging dipilih DOD jantan karena pertumbuhannya cepat dan harganya lebih murah.

Bibit bebek umur 1 hari perlu di rawat dalam kotak khusus dengan pemanas. Apabila diperlukan, bisa diberi vaksin ND.

Bebek Petelur

Bibit bebek petelur bisa dipilih DOD betina dari bebek yang berkualitas. Atau bisa juga membeli bibit bebek yang sudah dara yang siap bertelur.

Bila memilih DOD diperlukan dana murah, namun perlu perawatan dan vaksinasi. Sedangkan bebek dara tidak perlu menunggu lama namun biaya lebih mahal.

Untuk DOD ini perlu diperhatikan awal-awal pertumbuhannya, baik pada budidaya dengan tujuan petelur maupun pedaging. Karenanya, selain ransum pakan utama juga dianjurkan perlu diberi suplemen VITTO terna. Suplemen ini bermanfaat pada pembentukan saluran pencernaan, meningkatkan daya serap pencernaan dan daya tahan DOD. VIT TO TERNA mengandung asam amino, mineral, dan probiotik yang membantu penguraian pakan lebih cepat diserap usus.

pemberian Vitto pada DOD - budidaya bebek
pemberian Vitto pada DOD – budidaya bebek

Pada DOD ini cukup diberikan 1 tutup (10 ml) VITTO terna yang dicampur atau disemprotkan pada ± 5 kg pakan per hari.


Jenis-jenis Itik

Berikut beberapa Jenis-jenis itik /bebek yang terdapat di Indonesia :

Itik Indonesia

Warna itik Indonesia bermacam, sebagian berwarna merah tua atau coklat, sebagian ada yang puitih bersih, putih kekuningan, abu-abu dan hitam.

Itik jantan berwarna merah tua, badannya lebih besar pada bagian ekor ada 2 – 3 bulu yang mencuat keatas.

Produksi telur 180 – 250 butir telur / tahun. Warna telur hijau kelabu, berat telur 65-75 gr/ butir.

Itik Bali

Bentuk tubuh sama dengan itik Indonesia, badan langsing dan tegak, leher kecil panjang, ekor pendek, warna bulu putih atau belang putih, ad ajuga yang berwarna kuning abu-abu.

budidaya bebek, budidaya itik, jenis bebek bali
budidaya bebek, budidaya itik, jenis bebek bali

Warna telur kehijau-hijauan, berat 60 – 75 gr.

Itik Alabio

Berasal dari Kecamatan Alabio, di Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Tubuh membentuk garis segitiga dengan kepala kecil membesar kebawah. Berdiri tidak terlalu tegak, membentuk sudut 60o dengan dasar tanah.

Warna bulu betina kuning abu-abu dengan ujung bulu sayap, ekor, dada, leher dan kepala sedikit hitam. Warna bulu jantan abu-abu kehitaman, dan pada ujung ekor terdapat bulu melengkung keatas. Warna paruh dan kaki kuning.

Alabio betina mulai bertelur pada umur 6 bulan. Produksi telur 200 -220 butir setahun.

Itik Peking

Itik ini berasal dari Peking, China namun sekarang sudah menyebar ke Eropa dan Amerika.

Warna kekuning-kuningan seperti burung kenari. Badan besar dan tegak, jika dilihat dari belakang lebar dan dalam, dada besar, bundar membusung, paruh lebar, pendek berwarna kuning.

Telur bundar, pendek, berwarna putih kotor. Bebek peking cocok untuk pedaging.

Itik Rouan

Bebek ini berasal dari Rouan, Perancis.

Bentuk badan bundar hamper persegi. Postur agak mendatar. Leher agak pendek, dan yang jantan terdapat kalung putih. Paruh jantan berwarna kuning hijau, yang betina coklat kemerahan. Telur itik besar berwarna hijau kelabu.

Itik Khaki Campbell

Adalah silangan dari itik Indonesia betina dengan Itik jantan Rouan. Kemudian disilangkan lagi dengan itik Eropa jantan.

Tubuhnya lebih besar dan gemuk dibandingkan dengan itik Indonesia. Leher lebih besar. Berdiri tidak tegak

Produksi telur 280 butir/tahun. Berat telur 60 -70 gr per butir. Warna telur putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *